6 Langkah Agar Tidak Terjerat Tagihan Kartu Kredit
Melihat tagihan kartu kredit yang membengkak membuat si pemegang kartu kredit pusing.
WARTA KOTA, PALMERAH--- Melihat tagihan kartu kredit yang membengkak membuat si pemegang kartu kredit pusing.
Pemegang kartu kredit berusaha cari cara untuk melunasi seluruh tagihan.
Menggunakan kartu kredit boleh saja, asalkan dipakai untuk belanja barang dan jasa yang produktif atau untuk menjaga cash flow.
Muhamad Andoko, Perencana Keuangan OneShildt, menilai kartu kredit memberikan banyak manfaat.
• Ingin Terlihat Wajah Lebih Muda, Berikut 4 Trik Wajah Terlihat Muda
• Tarif Cukai Hasil Tembakau Akan Naik, Penjelasan Analis Saham Terkait Prospek Emiten Rokok
• Ini Penjelasan soal 5 Subkelas Kereta Milik PT Kereta Api Indonesia
• Ini 3 Jalur Resmi Pendakian Menuju Puncak Gunung Lawu
Mempunyai kartu kredit bisa mendapatkan fasilitas free lounge di bandara, misalnya, sehingga lebih nyaman saat menanti keberangkatan pesawat.
Kartu kredit tidak akan membebani keuangan dengan biaya bunga kalau Anda selalu disiplin melunasi tagihan sebelum jatuh tempo lewat.
Namun, tidak sedikit masyarakat yang menggunakan kartu kredit sekadar untuk menunjang lifestyle.
Sebagian orang yang lain menggunakan kartu kredit sebagai sumber dana.
Akibatnya tagihan kartu kredit mereka menjadi semakin besar.
Alih-alih membayar lunas saban bulan, mereka lebih suka membayar dengan nilai minimal.
Alhasil bank penerbit kartu kredit akan mengenakan bunga pada penagihan bulan selanjutnya.
Ketika nilai tagihan semakin membengkak, sebagian orang mulai kewalahan membayar seluruh tagihan.
Kisah semakin memburuk, ketika mereka gagal bayar dan dihantui dering telpon dari tukang tagih utang.
Nah, kalau ada kawan atau saudara terlanjur terjebak tagihan kartu kredit yang membengkak, berikut ini beberapa langkah yang bisa Anda sarankan untuk mereka.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20160811-kartu-kredit_20160811_173347.jpg)