Serba Ikan di Sarang Oci

Semakin banyak saja rumah makan yang menyediakan masakan Manado di Jakarta. Sarang Oci hanyalah salah satu di antaranya. Meski tempatnya di pinggiran Jakarta Barat, resto ini perlu diperhitungkan.

|

Jakarta, Teras Indonesia

Oci adalah semacam ikan kembung yang berukuran besar. Di Manado, ikan kembung disebut tude. Jadi, oci adalah kakaknya tude. Artinya, dibanding dengan resto-resto Manado lain yang menyajikan ikan tude, maka Sarang Oci punya ikan yang lebih besar dan mantap. Seperti layaknya ikan kembung, oci pun cocoknya digoreng atau dibakar, kemudian disajikan dengan rica atau sambal yang khas dan pedas sangat.

Berbeda dengan Sarang Oci di Manado sana yang berfokus pada hidangan dari ikan oci, di Jakarta Sarang Oci ternyata meluaskan menunya ke berbagai hidangan seafood lainnya. Tetapi, sesuai juga dengan namanya, semua sajian itu masih diikat dalam budaya kuliner Manado.

Oci bakar atau goreng dihargai Rp 12.000 per ekor. Sedangkan tude yang lebih kecil dihargai Rp 11.000. Jangan lewatkan hidangan istimewa dari resto ini, yaitu ekor tenggiri bakar dan sirip pari bakar.
Istimewanya ikan tenggiri bakar ini terletak pada bumbunya yang melimpah dan meresap hingga daging ikannya. Pada umumnya masakan Menado pedas, tapi di Sarang Oci ini kita bisa memesan tingkat pedasnya sesuai dengan selera pengunjung. Atau kalau mau bisa minta dipisah saja bumbunya. Seporsinya Rp 55.000 bisa untuk tiga orang.

Menurut Bondan Winarno, pemerhati kuliner yang juga pernah mencicipi menu tersebut, ekor bakar tenggiri mengingatkannya pada sajian sebuah rumah makan seafood populer di Pangkalpinang. Bedanya hanya pada cocolan saus yang disajikan. Bila di Pangkalpinang merupakan sambal fusion Melayu-Tionghoa, di Sarang Oci disajikan dengan rica yang pedas atau saus yang kurang pedas.

Sirip pari bakarnya Rp 35.000 juga harus dipuji. Menu yang satu ini mirip dengan sajian populer di Malaysia. Sambalnya pun mirip, sekalipun yang di Malaysia sana memakai terasi yang lebih pekat. Dagingnya lembut, dan tidak ada aroma pesing seperti layaknya ikan pari yang diproses secara salah.
Sebagai pendamping ikan bakar -juga tersedia udang, ayam, dan berbagai jenis ikan bakar lainnya (termasuk cakalang, baronang, goropa).

Ikan cakalang yang disuwir-suwir disebutnya dengan fufu rabe rica, tapi kalau yang dibiarkan utuh disebut fufu goreng. Fufu disini berarti daging yan disuwir. Tentu saja, selain aneka masakan ikan, Sarang Oci juga menyediakan masakan sapi dan ayam, yakni ayam woku blanga dan ayam rica. Ayam woku blanga dimasak seperti dengan bumbu kari, tanpa santan.

Bila membawa anak-anak, disarankan untuk juga memesan sup brenebon. Sup brenebon terbuat dari iga sapi dan kacang merah. Nah jenis sayuran yang paling cocok adalah tumis kangkung bunga pepaya seporsinya Rp 22.000. Tidak pahit dan ada campuran ikan cakalang suwir. Bisa dibilang hampir seluruh masakan memakai ikan cakalang, baik sebagai menu utama maupun hanya sebagai campuran.

Untuk bahan baku cakalang fufu rabe, Sarang Oci masih "impor" dari Manado. "Kami memakai cakalang yang dikirim langsung dari Manado. Karena sudah diasap, dagingnya keras seperti kayu. Justru itu rahasianya," tutur Untung S, Supervisor Sarang Oci.

Pesan juga perkedel milu (bakwan jagung) yang sungguh renyah dan gurih, harganya Rp 14.000 per porsi, nikmat disantap selagi masih hangat.  Bila sedang musim, di sini juga tersedia perkedel nike (semacam teri endemik dari Danau Tondano) yang seporsinya Rp 23.000

Makanan Manado lain yang diandalkan Sarang Oci adalah tinutu'an alias bubur Manado. Memang bubur ini juga menjadi khas dari kota tersebut. Bubur nasi ini dimasak bersama dengan jagung, ubi, kangkung, wortel dan disantap bersama sambal dan ikan asin. Lezat dan penuh gizi. Mau yang berkuah dan hangat, coba juga ikan kuah asam. Jenis ikan yang dipakai, garopa (kerapu) dan kakap. Bumbunya terdiri dari bawang, jahe, cabai, tomat. Seporsinya bisa untuk tiga sampai empat orang.

Sambal andalan
Makan makanan Manado sepertinya ada yang kurang bila tidak disajikan dengan sambalnya. Di Sarang Oci ini ada empat macam sambal yang bisa disajikan dengan berbagai makanan. Sambal dabu, merupakan sambal yang dibuat mentah dan hanya diiris. Bahannya cabai rawit, tomat hijau, bawang merah, garam, gula pasir, air jeruk dan terakhir disiram dengan minyak goreng panas.

Sambal rica terbuat dari cabai rawit, jahe dan bawang putih, yang semuanya diulek halus, sambal terasi untuk teman makan bubur manado dan pisang goreng, serta sambal bakar rica memakai unsur tomat yang banyak. Paling pedas sambal bakar rica. Sambal goreng rica pedasnya sedang.

Kami ingatkan bahwa memesan makanan Manado dibutuhkan beberapa menit untuk menyiapkannya. Nah, sambil menunggu pesanan datang jangan lupa mencoba berbagai jajanan seperti kue balapis, lalampa, panada. Kue balapis bentuknya seperti kue lapis terbuat dari tepung beras, diberi warna cokelat dan putih.
Kue panada mirip dengan pastel, hanya saja kulitnya terbuat dari tepung terigu, dalamya disi dengan ikan cakalang. Sedangkan lalampa yang dibungkus daun pisang ini rasanya mirip dengan lemper, dalamnya diisi juga  dengan ikan cakalang, tetapi sebelum disajikan dibakar terlebih dahulu.  Serta pisang goreng yang disantap bersama sambal ulek.

Dan minuman pendampingnya adalah es lemon cui. Pencuci mulutnya adalah es brenebon terbuat dari campuran kacang merah, cokelat, susu dan es batu. Juga ada es brenebon durian, merupakan campuran kacang merah dan durian.

Sarang Oci ini menempati bangunan yang cukup klasik, dari depan sepertinya tidak terlalu besar. Tetapi tenyata didalamnya cukup luas juga dan nyaman. Beberapa area ditempatkan sofa panjang dan ada juga kursi biasa. Pada akhir pekan tempat ini selalu dipenuhi pengunjung dan memang masalahnya terletak pada parkiran yang bisa meluber hingga ke jalanan. Kalau mau datang pada akhir pekan, sebaiknya pesan tempat dulu, karena umumnya pengunjung datang dengan  membawa serta keluarganya.

Sarang Oci Resto Manado
Jl. Panjang 99, Arteri Kelapa Dua
Jakarta Barat
Buka: 10.00-22.00
telepon: 021-5329791
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved