Senin, 18 Mei 2026

Gempa Bumi

Perjalanan KRL Sempat Tertahan Akibat Gempa Bekasi, Kini Kembali Normal

Perjalanan KRL Sempat Tertahan Akibat Gempa Bekasi, Kini Kembali Normal

Tayang:
Penulis: Alfian Firmansyah | Editor: Budi Sam Law Malau
Warta Kota/Nuri Yatul Hikmah
KRL TERTAHAN GEMPA - Foto merupakan ilustrasi. PT Kereta Commuter Indonesia (KAI Commuter) langsung mengecek keamanan jalur kereta rel listrik atau KRL Jabodetabek, setelah adanya gempa magnitudo 4,9 yang berpusat di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, dimana VP Corporate Secretary KAI Commuter, Joni Martinus membenarkan perjalanan KRL Jabodetabek terhenti imbas gempa Bekasi. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - PT Kereta Commuter Indonesia (KAI Commuter) langsung mengecek keamanan jalur kereta rel listrik atau KRL Jabodetabek, setelah adanya gempa magnitudo 4,9 yang berpusat di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

VP Corporate Secretary KAI Commuter, Joni Martinus membenarkan perjalanan KRL Jabodetabek terhenti imbas gempa Bekasi.

Menurutnya petugas tengah melakukan pengecekan.

Baca juga: Gempa Guncang Kabupaten Bekasi, Jalur KA di Daop 1 Jakarta Tetap Aman Dilintasi

"Saat ini petugas kami sedang melakukan pengecekan di sepanjang lintasan operasional Commuter Line untuk memastikan kondisi, baik sarana maupun prasananya," kata Joni saat dikonfirmasi Warta Kota, Rabu (20/8/2025) malam.

Joni menyampaikan, keamanan perjalanan menjadi hal paling utama yang harus dipastikan.

"Karena faktor keamanan menjadi hal yang paling utama," ungkapnya. 

Sementara saat ini kata Joni, KRL sudah kembali normal berjalan pukul 20.35 WIB. 

"Setelah dilakukan pemeriksaan kondisi jalur maupun jembatan oleh petugas kami, Maka pada pukul 20.28 di laporkan kondisi jalur dan jembatan aman, KRL sudah mulai kembali berjalan pukul 20.35 WIB," imbuhnya. 

Sebagai informasi, gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 4,9 mengguncang wilayah perbatasan Kabupaten Bekasi dan Karawang Jawa Barat, pada Rabu (20/8/2025) pukul 19.54 WIB.

Sebelumnya Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengumumkan analisa terkait gempa tektonik magnitudo 4,9 yang mengguncang wilayah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Rabu (20/8/2025) pukul 19.55 WIB. 

Menurut BMKG, gempa bumi di Bekasi memiliki parameter up-date dengan magnitudo M 4,7.

Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 6.52 LS dan 107.25 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 19 km Tenggara Kabupaten Bekasi, Jawa Barat pada kedalaman 10 kilometer.

Baca juga: Takut Gempa Sesar Baribis, BPBD Kabupaten Bogor Latih Warga, Ajat Rochmat: Sebab Sulit Dideteksi

Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG Daryono mengatakan bahwa gempa tektonik di Bekasi masuk dalam jenis gempa bumi dangkal.

"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal yang dipicu oleh sumber gempa sesar naik busur belakang Jawa Barat (West Java back arc thrust)," kata Daryono dalam pernyataannya yang diterima Tribunnews.com, Rabu(20/8/2025).

Sesar Naik Busur Belakang Jawa Barat (West Java Back-Arc Thrust) adalah sistem sesar aktif yang membentang di utara Jawa Barat, termasuk wilayah di sekitar Bekasi dan Jakarta.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved