Jumat, 10 April 2026

Berita Bekasi

Menengok 'Surga' Jajanan Receh di Perumnas I Bekasi

Fellyn menjelaskan ramainya pedagang dan pembeli di Perumnas I memang tak pernah lekang oleh waktu dan zaman.

Penulis: Rendy Rutama | Editor: Feryanto Hadi
Warta Kota/Rendy Rutama Putra
JAJANAN RECEH - Suasana di Jalan Komodo Raya Perumnas I, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Senin (18/8/2025). (TribunBekasi/RendyRutamaPutra). 

Laporan jurnalis TribunBekasi.com, Rendy Rutama Putra

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI SELATAN - Perumnas I, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi diklaim sejumlah masyarakat sebagai kawasan surga jajanan receh.

Pantauan jurnalis Tribun Bekasi pada Senin (18/8/2025) sekira pukul 19.00 WIB, sejumlah tenant jajanan atau lapak beragam jenis makanan dan minuman nampak memanjang di pinggir jalan lebih kurang 2 hingga 3 Kilometer (Km).

Jajanan makanan yang dijual diantaranya cilor, maklor, usus kering, basreng, dimsum, cilung, roti bakar, sate padang, jamur kering, kentang goreng, cimol, pisang goreng, otak-otak goreng, sayap ayam garing, dan martabak.

Lalu untuk minuman yang dijual diantaranya matcha, es teh manis, es magic, es doger, es buah smoothies, jus alpukat kocok, es teh hijau, es cokelat, dana es buah.

Harganya pun variatif, mulai dadi Rp 2 ribu hingga Rp 25 ribu.

Seluruh lapak jajanan itu dapat terlihat di sepanjang Jalan Komodo Raya, Jalan Nangka Raya, dan Jalan Gurame Raya.

Sementara seorang pedagang di lokasi, Fellyn sepakat jika Perumnas I di kawasan tersebut diklaim sebagai surga jajanan receh.

Bahkan klaim itu menurutnya sudah layak dinilai sejak puluhan tahun lalu.

"Lapak orang jualan ramai ini udah 20 tahun lalu, terdiri dari pedagang baru dan lama, totalnya ada lebih kurang 100 lapak, ramainya ini udah sejak zaman dahulu," kata Fellyn kepada Tribun Bekasi di lokasi, Senin (18/8/2025).

Fellyn menjelaskan ramainya pedagang dan pembeli di Perumnas I memang tak pernah lekang oleh waktu dan zaman.

Meskipun saat ini fenomena yang terjadi ialag sejumlah masyarakat kerap memanfaatkan aplikasi pelayanan jasa beli makanan dan minuman secara online.

Justru fenomena online itu dianggapnya sangat menguntungkan bagi para pedagang.

"Sosial Media (Sosmed) atau memesan makanan online justru .embantu UMKM kayak kami, bersyukur jadi rame karena dampaknya ke viral kan ya, orang di luar Perumnas I jadi pada penasaran dan mau mampir," jelasnya.

Pedagang cemilan garing seperti basreng dan usus kering itu menuturkan kawasan ini dipastikan selalu ramai pembeli pada waktu akhir pekan atau ketika libur.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved