Selasa, 7 April 2026

Gempa Bumi

Gempa Poso 17 Agustus Timbulkan Tsunami, Ini Kata BMKG

Gempa Poso, Sulawesi Tengah pada Minggu (17/8/2025) menimbulkan tsunami setinggi 4,3 centimeter.

Editor: Desy Selviany
X @RenderNature
GEMPA POSO-Gempa Poso, Sulawesi Tengah pada Minggu (17/8/2025) merusak sejumlah bangunan 

WARTAKOTALIVE.COM - Gempa Poso, Sulawesi Tengah pada Minggu (17/8/2025) menimbulkan tsunami setinggi 4,3 centimeter. 

Gempa dengan kekuatan 5,7 magnitudo itu memicu tsunami minor 4,8 cm tepat di hari Kemerdekaan RI 17 Agustus.

Hal itu dilaporkan Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Daryono sesaat setelah gempa yang terjadi sekira pukul 06.38 WITA itu. 

Tsunami kurang dari 5 cm itu terjadi di TPI Ampana, Tojo Una-una, Sulawesi Tengah.

Terjadi perubahan muka air laut dengan sumbu waktu saat gempa terjadi. 

Tsunami adalah istilah dalam bahasa Jepang yang berarti gelombang ('nami') di pelabuhan ('tsu'). 

Tsunami adalah serangkaian gelombang yang bergerak dengan panjang dan periode yang sangat panjang, biasanya disebabkan oleh gangguan yang terkait dengan gempa bumi yang terjadi di bawah atau di dekat dasar laut.

Baca juga: Histeris! Kabupaten Poso Diguncang Gempa 5,7 M Tepat HUT ke-80 RI

Berbeda dengan gelombang laut pada umumnya, tsunami dengan ketinggian 500 centimeter bisa merusak lantaran kekuatannya yang berkali-kali lipat dari gelombang biasa.

Gelombang tsunami dapat bergerak sangat cepat, mencapai kecepatan hingga 900 km/jam di laut dalam, dan membawa energi yang sangat besar yang dapat menyebabkan banjir luas dan kerusakan parah saat mencapai daratan.

Namun demikian karena tingginya kurang dari 25 cm maka tsunami Poso dipastikan tidak merusak.

Selain itu gempa 5,7 magnitudo di Poso yang hanya memiliki kedalaman 10 km membuat bangunan di Kecamatan Poso Pesisir rusak. 

Sebuah gereja di bangunan Gereja, di Desa Masani, Kecamatan Poso Pesisir, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah bahkan hancur di tengah ibadah Minggu. 

Belum diketahui apakah ada korban jiwa dalam insiden itu namun sejumlah jemaat terlihat terjebak di bangunan runtuh.

Gempa tersebut kata Daryono dirasakan V hingga VI MMI di wilayah Poso (Sulawesi Tengah), Luwu Timur (Sulawesi Selatan), Mamuju (Sulawesi Barat), Masamba (Sulawesi Selatan), Majene (Sulawesi Barat), Palopo (Sulawesi Selatan), Polewali Mandar (Sulawesi Barat), dan Pasangkayu (Sulawesi Barat).

Gempa ini juga dirasakan hingga Tana Toraja, Wajo Sulawesi Selatan III MMI (Getaran dirasakan seolah ada truk berlalu).

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved