Pembunuhan
Banyak Kejanggalan Dirasakan Ibunda Prada Lucky, Ternyata Sudah Disiksa Berkali-kali
Sejumlah kejanggalan dirasakan ibu dari Prada Lucky yang tewas disiksa rekan-rekan seniornya sebanyak 20 orang
Dandim 1625 Ngada, Letkol Czi Deny Wahyu Setiyawan mengatakan sudah empat anggota TNI yang ditahan atas kasus kematian Prada Lucky Namo.
"Sudah empat orang yang diamankan di Subdenpom Ende," katanya.
24 orang tersangka
Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad), Brigjen TNI Wahyu Yudhayana menegaskan hingga saat ini ada 24 orang yang diperiksa untuk dimintai keterangan.
Menurut Wahyu, di antara 24 orang yang diperiksa tersebut ada juga termasuk sosok terduga pelaku penganiayaan.
"Hingga saat ini, ada lebih dari 24 orang yang sedang diperiksa, baik sebagai terduga pelaku maupun saksi," kata Wahyu di Pusdiklatpassus Kopassus, Batujajar, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, Jumat (8/8/2025).
Menurut Wahyu, kasus tersebut tengah ditangani oleh Polisi Militer Kodam IX/Udayana.
Hasil pemeriksaan nantinya akan menentukan sejauh mana para pelaku akan dihukum.
"Sanksi terberat akan ditentukan berdasarkan hasil pemeriksaan. Semua sudah diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Militer," ungkap dia.
Lucky merupakan prajurit TNI AD yang bertugas di Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan 834/Wakanga Mere (Yonif TP 834/WM), Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur.
Lucky meninggal dunia pada Rabu (6/8/2025), setelah diduga mengalami penganiayaan berat oleh seniornya.
Baca juga: Ternyata Ini Alasan Pramono Anung Ajak Megawati Groundbreaking Taman Bendera Pusaka di Jaksel
Diusut Transparan
Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid (HNW) mengatakan, TNI seharusnya menjadi teladan bagi warga, mengingat mereka merupakan pengayom masyarakat sekaligus pelindung negara.
Hal tersebut disampaikan HNW dalam merespons kasus tewasnya Prada Lucky yang disiksa seniornya sendiri di NTT.
| Pelaku Pembunuhan Wanita di Hotel Kebayoran Baru Jaksel Ternyata Masih di Bawah Umur |
|
|---|
| Kronologi dan Motif WNA Korsel Tewas Dibunuh Mantan Istri yang Sewa Pembunuh Bayaran |
|
|---|
| Mantan Caleg DPRD Kabupaten Bekasi Otaki Pembunuhan WNA Korea Selatan, Bayar Eksekutor Rp 139 Juta |
|
|---|
| Sewa Pembunuh Bayaran, Mantan Istri Jadi Otak Pembunuhan WN Korea Selatan di Tambun Bekasi |
|
|---|
| Mantan Istri Sewa Pembunuh Bayaran untuk Habisi WNA Korea Selatan di Bekasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Prada-lucky-disiksa-para-seniornya456.jpg)