Jumat, 24 April 2026

Berita Internasional

Situasi Terkini Rusia Usai Diguncang Gempa 8,6 Magnitudo

Kementerian Darurat Rusia mengungkapkan situasi terkini Kamchatka dan Sakhalin usai diguncang gempa 8,6 magnitudo

Editor: Desy Selviany
Kompas TV
TSUNAMI RUSIA -- Saat gempa bumi berkekuatan magnitudo 8,7 mengguncang kedalaman sekitar 19,3 km lepas pantai Semenanjung Kamchatka pada Selasa malam waktu setempat, bangunan dan kehidupan di kota pelabuhan Severo‑Kurilsk mendadak terancam. Gempa yang terpusat sekitar 125 km dari Petropavlovsk‑Kamchatsky ini, menurut data USGS, menghasilkan guncangan hebat yang memicu tsunami dengan gelombang mencapai 3 hingga 4 meter yang menerjang kota pesisir berbobot sekitar 2.000 jiwa tersebut. Seperti dilansir dari AFP dan akun Telegram resmi Kementerian Darurat Rusia, pada 30 Juli 2025 melaporkan bahwa air laut telah membanjiri sebagian besar wilayah kota. 

WARTAKOTALIVE.COM - Kementerian Darurat Rusia mengungkapkan situasi terkini Kamchatka dan Sakhalin usai diguncang gempa 8,6 magnitudo hingga menimbulkan tsunami. 

Gempa yang terjadi pada Rabu (30/7/2025) itu menjadi gempa terbesar setelah gempa yang berkekuatan sama terjadi di tahun 1952 lalu. 

Saat ini Tim penyelamat dan pemadam kebakaran dari Kementerian Darurat Rusia masih memeriksa gedung-gedung di Kamchatka setelah gempa bumi. 

Dari video yang beredar kekuatan gempa cukup besar hingga seluruh tiang dan bangunan bergoyang. 

Namun untungnya, banyak bangunan yang terlihat tidak runtuh akibat gempa 8,6 magnitudo tersebut.

Warga juga langsung berlarian keluar rumah usai gempa menerpa Rusia.  

Data sementara dilaporkan Russia Today fasad salah satu taman kanak-kanak dilaporkan runtuh akibat keadaan darurat. Bangunan tersebut sedang dalam perbaikan, dan tidak ada korban jiwa. 

Menteri Kesehatan Daerah Oleg Melnikov juga melaporkan kerusakan pada klinik anak-anak di kota tersebut. Dalam percakapan dengan TASS, ia mengatakan terdapat beberapa korban jiwa.

Kepala Kamchatka Krai Vladimir Solodov menyatakan bahwa penilaian umum kerusakan material setelah gempa bumi akan segera siap.

Data sementara hanya ada korban luka karena evakuasi keluar bangunan dan seorang pasien rumah sakit nekat loncat dari jendela. 

Namun tidak ada laporan cedera serius karena gempabumi tersebut. 

"Ada orang yang terluka saat berlari keluar. Ada seorang pasien yang melompat dari jendela. Sayangnya, seorang wanita yang berada di gedung bandara baru terluka. Semua pasien dalam kondisi baik. Tidak ada cedera serius yang tercatat saat ini," kata kepala departemen tersebut.

Sebagaimana dicatat oleh Kementerian Kesehatan daerah, jumlah panggilan ke kru ambulans di Petropavlovsk-Kamchatsky telah meningkat akibat gempa bumi. 

Keluhan pasien karena tekanan darah tinggi dan aritmia serta epilepsi.

Baca juga: Tiba di Papua, Ini Beragam Ketinggian Tsunami Akibat Gempa Rusia

"Selama dua jam terakhir, jumlah panggilan lebih banyak dari biasanya saat ini, tetapi sulit untuk menghitung jumlahnya. Keluhan pasien terutama terkait tekanan darah tinggi dan aritmia; selama satu jam terakhir, kru telah menangani kejang epilepsi sebanyak tiga kali. Perawatan medis tetap diberikan seperti biasa," lapor stasiun ambulans kota.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved