Jumat, 17 April 2026

Berita Internasional

30 Orang Tewas di Konflik 4 Hari Kamboja Vs Thailand, Warga Ingin Damai

Total 30 orang tewas dalam konflik bersenjata antara Kamboja Vs Thailand yang sudah berlangsung selama 4 hari.

Editor: Desy Selviany
Istimewa
VIRAL MEDIA SOSIAL - Kolase Pegiat Tani, Iluh Pujiati dan tangkapan layar video viral yang merekam penembakan rudal oleh anggota militer di sebuah lokasi yang diduga merupakan pabrik pengolahan singkong. Iluh Pujiati mempertanyakan dampak yang akan dihadapi Indonesia dari konflik kedua negara tersebut, mengingat Kamboja maupun Thailand diketahui merupakan importir singkong terbesar bagi Indonesia. 

WARTAKOTALIVE.COM - Total 30 orang tewas dalam konflik bersenjata antara Kamboja Vs Thailand yang sudah berlangsung selama 4 hari. 

Dikabarkan dari 30 orang tewas, sebanyak 13 korban merupakan warga sipil Thailand dan delapan warga Kamboja.

Konflik tersebut juga membuat lebih dari 200.000 orang dievakuasi dari wilayah perbatasan kedua negara seperti dimuat laporan Reuters.

Kementerian Pertahanan Kamboja mengatakan Thailand telah menembaki dan melancarkan serangan darat pada Minggu pagi di sejumlah titik di sepanjang perbatasan. 

Juru bicara kementerian mengatakan artileri berat ditembakkan ke kompleks kuil bersejarah.

Meski kedua pemerintahan negara berkeras dalam konflik, ternyata tidak dengan warga di kedua negara tersebut. 

Warga Thailand berharap negaranya segera menghentikan konflik dengan Kamboja dan bisa kembali hidup rukun.

"Bagi saya, saya pikir akan sangat bagus jika Thailand setuju untuk menghentikan pertempuran sehingga kedua negara dapat hidup damai," kata seorang mahasiswa Universitas Phnom Penh, Sreung Nita.

Sebagai informasi pecahnya konflik Thailand dan Kamboja bermula dari dua warga sipil Thailand yang tewas dalam konflik antara Thailand dan Kamboja

Dua warga sipil Thailand itu tewas di perbatasan antara Thailand dan Kamboja.

Atas tewasnya warga sipil, Thailand membalas dengan mengerahkan jet tempur untuk menghancurkan target militer Kamboja pada Kamis (24/7/2025) pagi.

Dua Provinsi di Kamboja telah diserang Thailand. Puluhan desa di Thailand juga telah dievakuasi.

"Sementara dua provinsi di Kamboja diserang oleh militer Thailand," demikian ABC net.au melaporkan.

Baca juga: SBY Buka Suara Soal Konflik Kamboja Vs Thailand, Kasih Contoh di Masa Lalu

Kedutaan Besar Thailand di Phnom Penh telah meminta warga Thailand di Kamboja untuk segera meninggalkan negara itu.

Kedua militer menuduh pihak lain melepaskan tembakan pertama dalam bentrokan bersenjata di sepanjang wilayah perbatasan yang disengketakan.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved