Berita Regional
Babe Aldo Ejek Pasukan PWI-LS Pengikut Imad, Berniat Ratakan Pengajian tapi Keok Dilawan Jemaah
Babe Aldo pun mengejek nyali para pasukan pengikut KH Imaduddin itu, yang sempat menyebut akan meratakan acara pengajian
Mereka menolak kedatangan Habib Rizieq Shihab karena dinilai tidak sesuai dengan paham mereka.
Meski aparat kepolisian telah melakukan pemblokiran, sebagian massa PWI-LS berhasil menyusup mendekati panggung pengajian dan mulai melempari dengan batu.
Salah satu saksi mata bernama Ahmad (50) mengatakan insiden terjadi tepat sebelum rombongan Habib Rizieq tiba di lokasi
"Banyak FPI mungkin ya, bajunya putih-putih mengejar orang-orang yang baju hitam katanya kubu PWI, kejadiannya sekitar 15 menitan," tutur Ahmad.
Bentrokan mengakibatkan sedikitnya 5 orang terluka bersimbah darah akibat sabetan senjata tajam.
Seluruh korban dilarikan ke RS Siaga Medika Pemalang untuk mendapatkan penanganan medis.
Baca juga: Bentrok Kelompok Pemuda Pecah di Cempaka Putih Jakpus, Warung Kelontong Dijarah
Sebelumnya, kedua ormas tersebut siap menjaga kondusifitas selama acara berlangsung, imbah dari rencana PWI-LS yang menolak kedatangan Habib Rizieq.
Dari keterangan video yang beredar, Ketua DPD PWI-LS Kabupaten Pemalang, Wahyudin mengimbau agar pengurus PWI-LS untuk tidak terprovokasi dan terbawa emosi.
"Apabila ada hal yang provokatif di medsos (media sosial), diserahkan ke pihak aparat keamanan."
"Mohon agar imbauan dari saya diindahkan," ujarnya.
Hal senada juga disampaikan ketua panitia ceramah Habib Rizieq yang menegaskan siap menjaga kondusifitas selama acara.
"Saya Imron Rosyadi, ketua panitia siap menjaga kondusifitas acara pengajian," ucapnya.
Dalam ceramahnya, Habib Rizieq menyampaikan bahwa penyerangan menyebabkan lima orang terluka.
Rizieq juga meminta aparat keamanan menindaklanjuti kasus ini secara hukum.
| Viral Video Gunung Paket di Gudang Semarang Jelang Lebaran, Faktanya Operasional Tetap Berjalan |
|
|---|
| Keindahan Pantai Ketewel Bali Berubah Mencekam Usai Potongan Tubuh Ditemukan Warga |
|
|---|
| Tukang Ojek Gugat Gubernur Banten Rp100 Miliar Karena Jalan Berlubang Tewaskan Bocah SD Penumpangnya |
|
|---|
| Dua Direksi Hotel Toledo Jadi Tersangka, Bontor Tobing: Sengketa Harusnya Diselesaikan Lewat RUPS |
|
|---|
| Bapak yang Anaknya Tewas di Tangan Ibu Tiri Blak-blakan Kondisi Rumah Tangga |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/BENTROKAN-BERDARAH-FPI-Kedatangan-penceramah-88.jpg)