Rabu, 20 Mei 2026

WarTalks

Warta Kota , Diskominfotik DKI, dan Sponsor Sukses Menggelar WarTalks di Balai Kota Jakarta

Warta Kota bekerja sama dengan Diskominfotik DKI Jakarta sukses menggelar acara "WarTalks" di Ruang Pola Bappeda DKI Jakarta.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Lucky Oktaviano | Editor: Lucky Oktaviano
Warta Kota/Yolanda Putri Dewanti
DISABILITAS- Komisioner Komisi Nasional Disabilitas RI, Kikin Tarigan saat menjadi pembicara dalam Talk Show WarTalks yang bertajuk “Peta Strategis 5 Abad Jakarta Menuju Top 50 Global City 2029” berlangsung di Balai Kota Jakarta, Selasa (22/7/2025).(Foto: Yolanda Putri Dewanti) 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Warta Kota (Tribun Network) bekerja sama dengan Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Pemprov DKI Jakarta sukses menggelar acara talkshow "WarTalks" yang mengambil tema "Peta Strategis 5 Abad Jakarta Menuju Top 50 Global City 2029" pada Selasa (22/7/2025). 

Acara yang mengundang perhatian publik ini digelar di Ruang Pola Bappeda Jakarta di Graha Ali Sadikin, Balai Kota Jakarta, Gambir, Jakarta Pusat. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung ikut hadir dan memberi sambutan sekaligus memaparkan program-program strategis menuju 5 abad Jakarta.

Sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov DKI Jakarta juga ikut terlibat dalam kegiatan ini, antara lain Dinas Pendidikan, Dinas Perhubungan, Dinas Sosial, Dinas Pertamanan & Hutan Kota, Badan Perencanaan Daerah (Bappeda) Jakarta, BP BUMD, Biro Kepala Daerah Setda Pemprov DKI, serta Biro Umum dan Administrasi Setda DKI Jakarta.

Selain itu acara ini juga disponsori oleh sejumlah BUMD dan BUMN, antara lain PLN UID Jaya, PAM Jaya, PD Pasar Jaya, PT Jakpro (Perseroda), PT KAI Daop 1 Jakarta, serta TransJakarta. 

Hadir pula para undangan dari Komisi Nasional Disabilitas (KND), Natalia Tjahja (pegiat disabilitas dan pendiri Maria Monique The LastWish Foundation), perwakilan Kodam Jaya, serta perwakilan dari Polda Metro Jaya.

Acara yang melibatkan dan mengikutsertakan pelajar penyadang disabilitas ini dihadiri para siswa-siswi dari sejumlah sekolah di Jakarta, seperti Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) 01 Jakarta, SMAN 5 Jakarta, SLBN 3 Jakarta, SLB D/D1 YPAC, SLB-A Pembina Tingkat Nasional, dan mahasiswa/i UIN Syarif Hidayatullah serta mahasiswa/i Politeknik Negeri Jakarta.

Para pelajar ini datang ke Balai Kota Jakarta menggunakan bus sekolah yang difasilitasi langsung oleh Dinas Perhubungan DKI Jakarta.

Bertindak sebagai moderator diskusi adalah Febby Mahendra Putra, Direktur Pemberitaan Tribun Network. Mengenakan baju pangsi Betawi berwarna biru, Febby memandu jalannya diskusi yang dibagi dalam tiga sesi.

Pada sesi 1 pembicara yang hadir adalah General Manager PLN UID Jaya Moch. Andy Adchaminoerdin, Kepala Bidang PAUD, Pendidikan Masyarakat dan Pendidikan Khusus Dinas Pendidikan DKI Jakarta Wawan Sofwanudin, pegiat disabilitas internasional Natalia Tjahja, dan Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial DKI Jakarta, Maria Margaretha, serta Komisioner Komisi Nasional Disabilitas RI, Kikin Tarigan.

Sementara narasumber sesi 2 adalah Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo, Direktur Bisnis dan Operasional PT Jakpro (Perseroda) I Gede Adi Adnyana, serta Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta Ixfan Hendriwintoko.

Untuk sesi 3 yang membahas soal infrastruktur hadir sebagai pembicara adalah Kepala Pusat Riset dan Inovasi Daerah Bappeda DKI Jakarta Andhika Ajie, Manager Layanan Prioritas PLN UID Jakarta Raya Andika Rama, dan Direktur Teknik Perumda PAM Jaya Akhmad Santika.

Diskusi sesi 1 membahas tentang pendidikan ramah disabilitas, sesi 2 membahas transportasi, dan sesi 3 mengupas infrastruktur di Jakarta yang juga ramah disabilitas.

Gubernur Pramono Anung hadir didampingi Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi DKI Jakarta Budi Awaluddin dan Staf Khusus Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Bidang Komunikasi Publik, Cyril Raoul Hakim alias Chico Hakim serta para jajarannya.

"Kebetulan saya barusan kembali memenuhi undangan PBB sebenarnya Jakarta ini diundang bukan karena jagonya Pramono Anung tapi semata-mata karena kita dianggap sebagai negara yang memberikan ruang yang cukup baik bagi disabilitas," ungkap gubernur.

Mas Pram, sapaan karib Pramono Anung, mengungkapkan kerap kali membagikan momen yang diunggahnya di sosial media. Seperti di antaranya seperti interaksi dengan penyandang disabilitas, bagaimana ketersediaan fasilitas penunjang bagi para tuna netra.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved