Sabtu, 9 Mei 2026

BEGAL

Driver Ojol Jadi Korban Begal Penumpang, Ini Kronologi Versi Polisi

Seorang driver ojol di Bogor jadi korban begal. Dia dibegal penumpangnya dengan sebilah pisau cutter.

Tayang:
Penulis: Hironimus Rama | Editor: Valentino Verry
Polsek Dramaga
KORBAN BEGAL - Kapolsek Dramaga, Iptu Desi Triana S.H M.H (kiri) bersama Ps. Kanit Provos Bripka M. Basri (kanan) mengunjungi driver ojol berinisial MS (tengah) yang menjadi korban begal di Dramaga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada Senin (14/7/2025) malam. Kunjungan dilakukan di rumah korban di Cilendek, Kota Bogor, pada Selasa (15/7/2025). 

WARTAKOTALIVE.COM, BOGOR - Seorang driver ojek online (ojol) bernama Memet Syaeful (MS) menjadi korban begal oleh penumpangnya sendiri di Dramaga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (14/7/2025) malam.

Korban mengalami luka di bagian tangan, leher, bibir, dan kepala saat bergulat dengan penumpang berinisial MS di atas sepeda motor.

Beruntung MS (35) selamat setelah aksi pelaku kepergok oleh warga yang lewat dengan sepeda motor.

Setelah dirawat di RS Medika Dramaga, MS akhirnya pulang ke rumahnya di Cilendek, Kota Bogor.

Baca juga: Kronologi Polisi Tangkap Tiga Pelaku Begal Sadis Dua Tenaga Kesehatan di Depok

Baca juga: Sejoli Jadi Korban Komplotan Begal Sadis di Bekasi, Dikepung dan Diancam Sajam, Motor Raib

Kapolsek Dramaga, Iptu Desi Triana mengatakan kejadian tersebut terjadi pada pukul 23.30 WIB.

"Lokasi kejadian di Desa Petir, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor. Kami mendapat laporan dari Jajat selaku Ketua RT 001/RW 004 Desa Petir," kata Desi, Sabtu (19/7/2025).

Dia mengaku telah mendatangi rumah Korban MS untuk melihat langsung keadaan korban.

"Kondisi korban makin membaik setelah pulang dari perawatan medis di RS Medika Dramaga," ujarnya.

Menurut keterangan korban, peristiwa pembegalan ini berawal dari masuknya orderan penumpang dari Stasiun Bogor di Jalam Mayor Oking, Kota Bogor, menuju Desa Peti, Kecamatan Dramaga.

"Korban menerima orderan itu karena butuh uang," ujarnya. 

"Selain itu, dia ingin sekalian pulang ke rumah karena masih satu arah," imbuh Desi.

Dalam perjalanan, korban merasa tidak enak karena rute jalan yang diarahkan pelaku HS (27) sepi.

"Perjalanan melewati daerah persawahan yang gelap tanpa ada lampu penerangan," jwlas Desi.

Ketika tiba di lokasi kejadian, pelaku melakukan aksinya dengan menodongkan senjata tajam jenis pisau cutter ke bagian leher korban.

"Korban melakukan perlawanan untuk melindungi nyawanya karena ingat anak istri di rumah," ungkapnya.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved