Penusukan

Polisi Ungkap Motif Penusukan Pemuda di Tanah Abang, Pelaku Mengaku Dendam karena Dibully

Pelaku berinisial MF (26) mengaku kepada penyidik bahwa aksinya didorong oleh dendam terhadap korban.

Penulis: Ramadhan L Q | Editor: Feryanto Hadi
ilustrasi
DENDAM - Pelaku berinisial MF (26) mengaku kepada penyidik bahwa aksinya menusuk korban didorong oleh dendam terhadap korban. 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Ramadhan L Q 


WARTAKOTALIVE.COM, SEMANGGI - Polisi mengungkap motif di balik kasus penusukan yang menewaskan seorang pemuda berinisial MR (21) di Jalan Jembatan Tinggi, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Pelaku berinisial MF (26) mengaku kepada penyidik bahwa aksinya didorong oleh dendam terhadap korban.

"Motif pelaku adalah dendam," ujar Kasubdit Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, AKBP Abdul Rahim, Kamis (17/7/2025).

Menurut Abdul Rahim, pelaku menyimpan dendam karena merasa menjadi korban perundungan atau bully oleh MR.

"Karena korban membully tersangka," tambah Abdul Rahim.

Saat ini, pelaku telah diamankan dan masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh kepolisian.

Baca juga: Pengendara Motor di Bengkulu Hendak Tusuk Polisi Lalu Lintas Saat Ditilang​​​​​​​

Diberitakan sebelumnya, Seorang pria bernama Muhammad Raihan (21) ditemukan tewas dengan luka tusuk di kawasan Jembatan Tinggi, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin malam (14/7/2025). 

Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Abdul Rahim mengonfirmasi penangkapan pelaku penusukan tersebut.

"Benar (pelaku) sudah kami tangkap," ujar Abdul Rahim saat dikonfirmasi, Rabu (16/7/2025).

Penemuan korban itu bermula saat dua saksi berinisial S dan HK mendengar teriakan minta tolong dari atas jembatan.

Saat mereka mencari sumber suara, mereka melihat korban berlari sambil berteriak, "Tolong... tolong saya ditusuk."

“Korban berlari mengarah jembatan sambil korban teriak 'tolong..tolong saya ditusuk', teriak berulang-ulang," ujar Kapolsek Tanah Abang, Kompol Haris Akhmad Basuki, dalam keterangannya.

"Sehingga saksi berbalik. Ternyata korban sudah tersungkur di atas trotoar," sambungnya.

Baca juga: Said Didu Tahu Alasan Prof. Sofian Effendi Cabut Pernyataan soal Ijazah Jokowi, Begini Kata Dia

Adapun korban ditemukan di trotoar dekat perlintasan rel kereta api Bongkaran, Kelurahan Kebon Melati, Kecamatan Tanah Abang

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved