Berita Jakarta
Pemprov DKI Jakarta Canangkan Integrasi Lapangan Banteng-Gedung AA Maramis
Pramono Anung dan Sri Mulyani melakukan pencanangan penataan integrasi Lapangan Banteng dengan Gedung AA Maramis.
Penulis: Yolanda Putri Dewanti | Editor: Sigit Nugroho
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Menteri Keuangan Sri Mulyani melakukan pencanangan penataan integrasi Lapangan Banteng dengan Gedung AA Maramis.
Simbolis pencanangan penataan integrasi Lapangan Banteng dengan Gedung AA Maramis dilakukan di Taman Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Kamis (10/7/2025).
Penataan itu bertujuan mengintegrasikan ruang hijau antara Lapangan Banteng dan kawasan Gedung AA Maramis sebagai kerangka kerja pembentukan kawasan heritage Jakarta (Formal-Heritage District).
"Pencanangan ini, karena bagi saya pribadi, ruang publik yang semakin banyak di Jakarta itu akan membuat Jakarta menjadi jauh lebih menarik," kata Pramono.
Penataan dan integrasi ini dilakukan dengan menggunakan pembiayaan non-APBD melalui kompensasi pelampauan nilai Koefisien Lantai Bangunan (KLB) oleh PT Bank Jtrust Indonesia.
Baca juga: Bandung Jadi Kota Termacet di Indonesia, Pramono Anung Sindir Dedi Mulyadi
Selain menghubungkan dua titik sejarah, penataan ini juga akan menghidupkan kawasan sebagai ruang kota yang aktif, edukatif, dan ramah pejalan kaki.
Pelaksanaan kegiatan penataan akan dimulai pada Juli 2025 dan ditargetkan selesai pada Maret 2026.
Pramono menuturkan, keberhasilannya dalam membuka Taman Lapangan Banteng menjadi 24 jam dan mendapatkan tanggapan positif masyarakat.
"Kalau ini kita buka ruang publik, kita sambungkan antara Lapangan Banteng dan Gedung Maramis ini, saya yakin Jakarta akan menjadi banyak tempat yang bisa ruang publiknya menjadi lebih baik," jelas Pramono.
Baca juga: Saat DPR RI Guyon Minta Ipad ke Menteri Keuangan Sri Mulyani
Pembangunan dengan menggunakan dana KLB ini juga dilakukan untuk merevitalisasi tiga taman di Jakarta Selatan, yakni Taman Langsat, Ayodya, dan Leuser menjadi satu kawasan seluas 6,5 hektar.
Rencananya groundbreaking revitalisasi taman akan dilakukan pada pekan depan dan ditargetkan rampung pada akhir Desember.
Selain tersedia jogging track, di taman tersebut nantinya juga akan dibangun fasilitas lapangan tennis, padel, dan lain sebagainya.
"Sehingga dengan demikian, begitu banyak pilihan yang akan ada di Jakarta ini, dan itu pun tidak dibangun dari APBD, tetapi dari KLB," ungkap Pramono.
Harapannya, penggunaan dana KLB dalam pembangunan di Jakarta ini akan menjadi terobosan baru yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Baca juga: Tonton UK Royal Marine Band di Lapangan Banteng Jakpus, Pramono Request Lagu The Beatles
Sementara itu, Sri Mulyani menyampaikan apresiasinya kepada Pemprov DKI Jakarta dalam menata dan mengintegrasikan Lapangan Banteng dengan Gedung AA Maramis.
| Pramono Paparkan Skema Bertahap Pembatasan Air Tanah di Jakarta |
|
|---|
| Dapat Kaki Palsu dari Sudinsos Jaksel, Sadian Sumringah Bisa Ngojek Lagi |
|
|---|
| KAI Tambah Perjalanan KA Periode 17-30 April 2026, Berikut Tarif dan Jadwalnya |
|
|---|
| Perlintasan KA Ditutup, Omzet Pedagang Pasar Palmeriam Turun Drastis |
|
|---|
| Jalan Rasuna Said Macet Parah, Pramono Targetkan Penataan Kawasan Rampung Juni 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Pramono-Anung-dan-Sri-Mulyani-canangkan-penataan-integrasi.jpg)