Tak Terima Diklason! Sopir Ojol Ini Ngamuk ke Pengemudi Trans Jakarta
Tak Terima Diklason! Sopir Ojol Ini Ngamuk ke Pengemudi Trans Jakarta di Jalan S. Parman, Jakarta Barat
WARTAKOTALIVECOM, Jakarta – Terjadi keributan antara driver ojek online dan sopir bus Transjakarta terjadi di Jalan S. Parman, persis di lampu merah menuju Jalan Tomang Raya pada Minggu (6/7).
Video yang kini viral menunjukkan bagaimana ketegangan bermula dari kemacetan yang dipicu banyaknya motor yang berhenti di trotoar dan jalan, sampai menutup setengah badan jalan.
Dari unggahan video di beberapa media sosial, kejadian berawal dari sopir Transjakarta membunyikan klakson panjang agar pemotor menepi.
Kemudian salah satu driver ojol menanggapi dengan teriakan “turun‑turun!”
Sopir bus membalas santai, “Lah, dia yang salah.”
Ketegangan meningkat, dan sopir bus akhirnya keluar dari dalam bus untuk menemui driver ojol.
Namun sebelum mereka sempat berdialog, driver ojol yang masih membawa penumpang turun dan memukul kepala sopir beberapa kali.
Sejumlah rekan driver ojol segera turun tangan melerai keributan tersebut.
Sopir Transjakarta akhirnya kembali ke dalam kabinnya, namun sempat keluar lagi untuk menendang motor pengemudi ojol bernomor polisi B 5006 BOO dari belakang.
Tawuran nyaris pecah kembali, tetapi warga sekitar dan sesama ojol mencegah agar tidak semakin panas.
Polisi baru tiba saat situasi mulai tenang dan langsung membubarkan kerumunan.
Meskipun demikian, suasana masih tegang, pada unggahan video terlihat sopir bus yang masih tampak emosional, sampai menegaskan bahwa dirinya merasa benar dalam konflik itu
Insiden ini menyita perhatian publik, memicu pro dan kontra soal batas kesabaran dalam jalur publik serta sikap sopir transportasi umum dan ojol di tengah kemacetan Jakarta.
Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pihak Transjakarta, asosiasi ojol, atau polisi terkait adanya penanganan lanjutan ataupun laporan resmi.
Dengan video yang sudah tersebar luas, kasus ini menjadi refleksi penting soal ketegangan di jalan perkotaan, kebutuhan penegakan hukum yang adil, serta pentingnya kesadaran pengguna jalan demi menciptakan lalu lintas yang aman dan tertib.
Terdapat 21 Kasus Campak di Jakarta Barat, Kasudinkes: Sepertinya Kita Bakal Mendekati ke Arah KLB |
![]() |
---|
Kasus Campak Jakarta Barat Meningkat, Kelurahan Kapuk Jadi yang Tertinggi |
![]() |
---|
Warga Minta Jakbar Tata Kawasan dan Urusi Parkir Liar, DPRD DKI Pastikan Masalah Selesai |
![]() |
---|
Banyak Warga di Jakbar Masih BAB Sembarangan, Pemkot Jakbar Deklarasi STBM di Kebon Jeruk |
![]() |
---|
Foto-foto Pos Polisi Slipi Rusak Akibat Demo, Mulai Diperbaiki |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.