Rabu, 8 April 2026

Kajian Islam

Niat Puasa Asyura 10 Muharram dan Keutamaannya

Apa keutamaan Puasa Asyuran 10 Muharram 1447 Hijriah? Mengapa Nabi Muhammad memerintahkan hal ini ?

istimewa
PUASA ASYURA - Niat puasa Asyura besok Minggu (6/7/2025) dan keutamaannya 

WARTAKOTALIVE.COM - Apa keutamaan Puasa Asyuran 10 Muharram 1447 Hijriah? Mengapa Nabi Muhammad memerintahkan hal ini ?

Puasa Asyura tahun ini dilaksanakan Minggu (6/7/2025) menurut versi pemerintah. 

Rasulullah SAW secara khusus menganjurkan umatnya untuk menjalankan ibadah puasa sunnah pada bulan Muharram, sebagaimana disampaikan dalam hadis riwayat Muslim. 

"Dari Abu Hurairah RA, ia berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda: Puasa yang paling utama setelah Ramadhan adalah puasa di bulan Allah, yakni Muharram. Dan shalat yang paling utama setelah shalat fardhu adalah shalat malam.'" (HR Muslim)

Hadis ini menjadi dasar keutamaan puasa sunnah di bulan Muharram sebagai bentuk ketakwaan dan penghormatan terhadap bulan yang dimuliakan Allah SWT. 

Baca juga: Mengapa Puasa Asyura Harus Dipasangkan dengan Puasa Tasua di Muharram 2025?

Sejumlah puasa di bulan Muharram yang dapat dijalankan adalah puasa Tasua dan Asyura.

Puasa Tasua dilaksanakan pada tanggal 9 Muharram dan puasa Asyura dilaksanakan pada 10 Muharram

Tahun ini, ada dua versi penetapan waktu pelaksanaan puasa Tasua dan Asyura, yaitu versi pemerintah dan Muhammadiyah. 

Versi Pemerintah

Berdasarkan Kalender Hijriah yang ditetapkan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia, 1 Muharram 1447 H jatuh pada Jumat, 27 Juni 2025. Dengan demikian:

Puasa Tasua (9 Muharram) dilaksanakan pada Sabtu, 5 Juli 2025
Puasa Asyura (10 Muharram) diperingati pada Minggu, 6 Juli 2025

Versi Muhammadiyah

Sementara itu, Muhammadiyah melalui Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) menetapkan bahwa 1 Muharram 1447 H jatuh pada Kamis, 26 Juni 2025. Dengan dasar penetapan ini:

Puasa Tasua (9 Muharram) jatuh pada Jumat, 4 Juli 2025
Puasa Asyura (10 Muharram) dilaksanakan pada Sabtu, 5 Juli 2025

Perbedaan tanggal ini merupakan hasil dari metode penetapan kalender yang berbeda antara lembaga pemerintah dan organisasi masyarakat.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved