Senin, 8 Juni 2026

Hotman Paris Bangga pada Gubernur Dedi Mulyadi, Berani Kritik Menteri HAM

Hotman Paris Bangga pada Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Berani Kritik Menteri HAM

Tayang:
Editor: Joanita Ary
Instagram @hotmanparisofficial
HOTMAN PARIS -- Pengacara kondang Hotman Paris menyampaikan apresiasinya kepada Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atas kepeduliannya terhadap pemilik vila retreat di Sukabumi, yang dirusak oleh massa. Hotman menyatakan, donasi Rp100 juta yang diberikan Dedi adalah contoh empati nyata terhadap korban. Ia menyebut Gubernur sebagai "sahabat" yang layak diteladani karena cepat tanggap membantu warga yang terpuruk. 

WARTAKOTALIVECOM, Jakarta -- Pengacara kondang Hotman Paris menyampaikan apresiasinya kepada Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atas kepeduliannya terhadap pemilik vila retreat di Sukabumi, yang dirusak oleh massa.

Hotman menyatakan, donasi Rp100 juta yang diberikan Dedi adalah contoh empati nyata terhadap korban. Ia menyebut Gubernur sebagai "sahabat" yang layak diteladani karena cepat tanggap membantu warga yang terpuruk.

Namun di sisi lain, Hotman melontarkan kritik pedas terhadap Menteri Hukum dan HAM.

Menurutnya, keputusan untuk menangguhkan penahanan terhadap tujuh tersangka perusakan vila tersebut menunjukkan kurangnya ketegasan penegakan hukum.

Hotman mempertanyakan integritas sikap pemerintah yang dinilainya memberikan sinyal permisif terhadap tindakan kekerasan massal.

Dalam tanggapannya, seperti yang dilansir dalam laman instagram Kompas TV, Hotman menegaskan bahwa penangguhan penahanan bisa menimbulkan kesan bahwa negara tidak tegas terhadap pelaku kerusuhan.

Padahal ia menilai perkara semacam ini memerlukan preseden hukum yang tegas agar tidak terjadi berulang.

Kritiknya ditujukan agar proses hukum dijalankan secara transparan dan adil.

Video pernyataan Hotman Paris tersebut kini menjadi sorotan publik karena menggabungkan apresiasi terhadap figur lokal dan kecaman terhadap kebijakan kementerian.

Masyarakat menantikan respons selanjutnya dari Kementerian Hukum dan HAM, apakah akan merevisi keputusan penangguhan atau tetap menjalankan mekanisme hukum berjalan.

Kasus perusakan vila di Sukabumi ini telah menimbulkan keprihatinan sosial, tidak hanya dari ranah hukum, tapi juga masyarakat luas.

Langkah Gubernur Dedi Mulyadi menjadi sorotan sebagai preseden tindakan cepat untuk menjaga ketenangan masyarakat, sementara tantangan ke depan adalah bagaimana memastikan penegakan hukum tetap dijunjung tinggi.

 

Sumber: KOMPAS
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved