Aksi Demonstrasi

Dicueki Kementerian Hingga Diancam Polisi, Unjuk Rasa Sopir Truk di Medan Merdeka Selatan Ricuh

Dicueki Kementerian Hingga Diancam Polisi, Unjuk Rasa Sopir Truk di Medan Merdeka Selatan Ricuh

Wartakotalive.com/ Alfian Firmansyah
UNJUK RASA RICUH - Para sopir truk cekcok dengan polisi saat melakukan unjuk rasa terkait aturan nol kelebihan muatan dan dimensi atau Zero Overdimension Overload (ODOL) di Jalan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (2/7/2025). Unjuk rasa berujung ricuh karena sopir truk ingin menutup jalan yang dicegah polisi. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Puluhan Sopir truk menggelar unjuk rasa terkait aturan nol kelebihan muatan dan dimensi atau Zero Overdimension Overload (ODOL) di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (2/7/2025).

Pantauan Wartakotalive.com pukul 14.20 WIB, terlihat penanggungjawab aksi, Ika Rostianti menyampaikan rasa kecewanya usai mendatangi Kementerian Perhubungan (Kemenhub). 

Ika mengatakan pihaknya tidak mendapat jawaban dari Kementerian Perhubungan dan juga Kemenko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan. 

"Apakah kita akan diam saja?" kata Ika dihadapan para sopir truk 
.
"Tidak serang, serang," teriak para sopir sambil membentangkan tangan. 

Dengan adanya penolakan aspirasi dari pihak pemerintah, para sopir ini pun melakukan penutupan Jalan Medan Merdeka Selatan, dengan keranda kayu warna hitam yang dibawa.

Namun, pihak kepolisian pun membongkarnya dan para sopir truk ini menolaknya.

Hingga memunculkan emosi antar keduanya. 

Baca juga: Puluhan Sopir Truk Unjuk Rasa di Dekat Balai Kota, Macet Parah Hingga Patung Kuda dan Sebaliknya

Nampak para sopir dan polisi ini saling dorong hingga saling menunjuk.

Para sopir truk ini ingin menutup Jalan Medan Merdeka Selatan.

Para polisi pun menunjuk para sopir truk dan mengancam akan menangkapnya. 

"Kamu saya tangkap ya kamu itu," tunjuk polisi kepada para sopir truk

"Masa polisi tangkap masyarakat," teriak para sopir. 

Kemudian, aksi dorong mendorong pun terus tak terhindarkan.

Nampak juga 3 orang sopir truk telah diamankan polisi, akibat adanya provokasi. 

Sebelumnya, penanggung jawab aksi, Ika Rostianti mengatakan bahwa di tengah lesunya situasi ekonomi global dan nasional saat ini, kebijakan zero ODOL yang gegabah dipastikan akan meningkatkan pengangguran di Indonesia. 

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved