Selasa, 28 April 2026

SPMB

SPMB Karawang 2025, Bupati Aep Gertak Kepsek SD SMP Soal Jual Beli Kursi

Bupati Karawang Aep Syaepuloh mengendus gelagat tak baik dari para kepsek jelang SPMB ini, karena itu dia menggertak.

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Valentino Verry
warta kota/muh azzam
GERTAK KEPSEK - Bupati Karawang, Aep Syaepuloh saat meninjau pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun 2025 di SMPN 1 Tempuran, Selasa (24/6/2025). Dia pun menggertak para kepsek agar jangan coba-coba jual beli kursi, kecuali nekat. 

WARTAKOTALIVE.COM, KARAWANG - Pemerintah Kabupaten Karawang memastikan tidak ada jual beli kursi pada proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun 2025 tingkat SD dan SMP.

Bupati Karawang Aep Syaepuloh mengingatkan dan mengimbau kepada para Kepala Sekolah SD dan SMP yang menjadi tanggungjawab pemerintah daerah untuk tidak main-main apalagi melakukan praktik jual beli kursi dalam penerimaan siswa baru.

Baca juga: Cara Pendaftaran SPMB Jakarta Prioritas Kedua, Khusus Jalur Afirmasi Boleh Pilih 3 Sekolah

"Jangan main-main tidak ada praktik jual beli kursi dalam proses SPMB di Karawang," kata Aep pada Jumat (27/6/2025).

Aep juga menyampaikan, ketika kuota beberapa kategori tidak terpenuhi agar memberikan kuotanya untuk masyarakat tidak mampu.

Sehingga anak-anak tak mampu itu mempunyai kesempatan yang sama dalam mengenyam pendidikan.

"Nanti dinas bisa melihat dan turun koordinasi dengan desa setempat sekitar sekolah untuk akomodir warga tak mampu jika ada kategori tidak terpenuhi kuotanya," imbuhnya.

Baca juga: SPMB 2025, Kadisdik Kabupaten Bogor Janjikan Transparansi dan Bebas dari Intervensi

Sementara itu, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) memastikan SPMB tahun 2025 di Kabupaten Karawang bejalan lancar.

Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Disdikpora Karawang, Mulyana Surya Atmaja menyampaikan, SPMB sejauh ini berjalan lancar sesuai tahapan.

Pihaknya bekerjasama dengan Diskominfo untuk memastikan data secara real-time dan sistem terus diuji coba agar aman dari peretasan atau ganguan lainnya.

"Saya sudah mengantisipasi supaya tidak terjadi kendala internet, bekerjasama dengan Diskominfo, servernya disimpan di Diskominfo, bekerjasama dengan programer, membuat coding-coding, sudah selesai 6 bulan sebelum hari-H," jelasnya.

Adapun jadwal dan kuota SPMB SD-SMP ditahun 2025 ini, Untuk jenjang Sekolah Dasar Negeri (SDN), Musa menyebut terdapat tiga jalur penerimaan, yakni domisili (70 persen), afirmasi (25 persen), dan mutasi (5 persen).

Pendaftaran SD dibuka mulai 3 Juli hingga 10 Juli 2025 pukul 14.00 WIB. Hasil seleksi diumumkan pada hari yang sama pukul 16.00 WIB. Setiap rombongan belajar akan diisi 28 hingga 40 siswa.

Sementara itu, untuk Sekolah Menengah Pertama (SMP), terdapat empat jalur penerimaan: domisili (50 persen), afirmasi (20 persen), prestasi (25 persen), dan mutasi (5 persen).

Pendaftaran SMP dimulai 23 Juni sampai 2 Juli 2025 pukul 14.00 WIB, dan pengumuman seleksi pada pukul 16.00 WIB. Jumlah siswa per rombel di SMP berkisar antara 32 hingga 45 orang. 

Baca berita WartaKotalive.com lainnya di Google News 

Ikuti saluran WartaKotaLive.Com di WhatsApp: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaYZ6CQFsn0dfcPLvk09

 

 

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved