Rabu, 22 April 2026

Detik-detik Pria Bule Banting Balita, Pengungsi asal Iran di Moskow 

Viral sebuah rekaman CCTV menampilkan seorang pria bule tiba-tiba membanting balita yang berada di dekatnya. 

Instagram
BALITA DIBANTING - Balita berusia 18 bulan dibanting oleh seorang pria bernama Vladimir Vitkov (31) saat berada di Bandara Sheremetyevo, Moskow, Rusia. Pelaku disebut dalam pengaruh narkoba saat melakukan tindakan kejinya tersebut. Sementara, korban saat ini dirawat di rumah sakit dalam kondisi koma akibat menderita retak tengkorak dan patah tulang. Belum diketahui motif dari Vitkov sampai tega membanting korban.  

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Viral sebuah rekaman CCTV menampilkan seorang pria bule tiba-tiba membanting balita yang berada di dekatnya. 

Dikutip dari Daily Mail, korban berusia 18 bulan dan lokasi kejadian berada di Bandara Sheremetyevo, Moskow, Rusia.

Sementara, pelaku bernama Vladimir Vitkov (31) dan berasal dari Belarusia.  

Dalam video yang beredar, Vitkov sempat melihat situasi sekitar sebelum membanting balita tersebut. 

Setelah di lokasi sekitar dirasa sepi, pelaku langsung mengangkat balita tersebut dan membantingnya ke arah lantai. 

Kemudian, seorang pria langsung berlari untuk mengecek kondisi balita tersebut. 

Sementara, di saat yang bersamaan, dilaporkan bahwa korban bersama sang ibu yang tengah mengambil stroller. 

Menurut laporan polisi di Moskow, korban dan ibunya berada di Rusia dalam rangka pelarian dari Iran setelah adanya serangan Israel dan Amerika Serikat (AS). 

Polisi setempat masih menyelidiki apakah ada motif rasisme atau motif lainnya hingga pelaku dengan tega membanting balita tersebut. 

Setelah insiden mengerikan tersebut, Vitkov langsung ditahan dan dicurigai dalam pengaruh narkoba saat melakukan tindakan kejinya tersebut. 

Pasalnya, ditemukan adanya jejak ganja ketika pelaku diperiksa darahnya oleh Komite Investigasi Rusia. 

"Seorang pria, ketika berada di area kedatangan bandara dalam keadaan mabuk obat, memegang seorang anak dan, mengangkatnya, melemparkannya ke lantai dengan kekuatan yang cukup besar," kata Komite Investigasi Rusia dalam pernyataannya, Selasa (24/6/2025) waktu setempat. 

Baca juga: Iran Benarkan Komandan Korps Garda Revolusi Islam Tewas Karena Serangan Israel

Baca juga: Donald Trump Ingin Longgarkan Sanksi Minyak terhadap Teheran setelah Damaikan Iran dan Israel

Sementara, korban saat ini dirawat di rumah sakit dan dalam kondisi koma dengan luka berupa retak tengkorak dan patah tulang. 

"Anak itu dirawat di rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan. Tindakan kriminal pria itu dihentikan oleh saksi mata kejadian tersebut," kata Komite yang dikutip dari Tribunnews.com. 

Kejadian Berulang
Ternyata, Vitkov juga pernah melakukan hal serupa sebelumnya terhadap seorang anak perempuan. 

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved