Iran vs Israel
WOW! AS Kerahkan Pesawat Militer Terbesar di Dunia, Perang Israel-Iran Makin Panas
Kehadiran C-5M Super Galaxy di kawasan ini menandakan kesiapan AS untuk memperkuat dukungan militer kepada sekutunya, Israel
WARTAKOTALIVECOM -- Di tengah eskalasi sengit perang antara Iran dan Israel yang terus berlanjut, Amerika Serikat mengambil langkah signifikan dengan mengerahkan pesawat militer terbesar di dunia, Lockheed C-5M Super Galaxy, menuju wilayah Timur Tengah.
Penerbangan pesawat angkut raksasa ini terpantau oleh layanan pelacakan penerbangan Flightradar24 yang mencatat rute dari Pangkalan Udara Aviano di Italia menuju Arab Saudi pada Kamis, 19 Juni 2025. Kehadiran C-5M Super Galaxy di kawasan ini menandakan kesiapan AS untuk memperkuat dukungan militer kepada sekutunya, Israel, dan menambah tekanan terhadap Iran dalam konflik yang semakin memanas.
Spesifikasi dan Kapabilitas C-5M Super Galaxy
Lockheed C-5M Super Galaxy adalah versi modern dari pesawat C-5 Galaxy yang telah dioperasikan Angkatan Udara AS sejak tahun 1970-an.
Pesawat ini memiliki dimensi yang sangat besar dengan panjang 75,3 meter, lebar sayap 67,89 meter, dan tinggi 19,84 meter.
Kompartemen kargo yang luas memiliki ukuran tinggi 4,11 meter, lebar 5,79 meter, dan panjang 43,8 meter, memungkinkan pesawat ini mengangkut berbagai jenis kargo berat dan berukuran besar seperti tank, helikopter, kendaraan tempur, bahkan pesawat tempur kecil.
Dilengkapi dengan empat mesin General Electric CF6-80C2-L1F yang kuat, C-5M mampu membawa muatan hingga 120 ton dengan jangkauan penerbangan antarbenua.
Keunggulan lain dari pesawat ini adalah kemampuan lepas landas dan mendarat di landasan yang relatif pendek, serta pintu hidung dan pintu belakang yang dapat dibuka secara bersamaan untuk mempercepat proses bongkar muat.
Sistem diagnostik canggih pada pesawat ini juga memungkinkan pemantauan dan perawatan yang efisien sehingga pesawat dapat terus beroperasi hingga tahun 2040.
Signifikansi Pengiriman C-5M ke Timur Tengah
Pengiriman C-5M Super Galaxy ke Arab Saudi bertepatan dengan hari ketujuh eskalasi perang antara Iran dan Israel.
Konflik ini telah melibatkan serangan rudal dan udara yang menargetkan fasilitas militer dan intelijen kedua negara, serta menimbulkan korban jiwa dan kerusakan infrastruktur yang signifikan.
Kehadiran pesawat angkut terbesar AS ini di wilayah dekat perbatasan Iran dan Arab Saudi menunjukkan kesiapan Amerika Serikat untuk memperkuat logistik dan dukungan militer kepada Israel, sekaligus menyiapkan kemungkinan operasi militer lebih luas di kawasan tersebut.
Pesawat dengan kapasitas besar ini memungkinkan pengangkutan peralatan militer berat, pasukan, dan perlengkapan strategis lainnya dalam jumlah besar, yang sangat penting dalam konteks konflik berskala besar.
Selain itu, pengerahan armada tempur dan pesawat angkut lain oleh AS juga mengindikasikan bahwa Amerika Serikat semakin terlibat langsung dalam konflik ini, mendukung Israel dalam menghadapi ancaman dari Iran.
| Cerita Abdul Wahid, WNI Teknisi Pesawat di Teheran Iran: Tiap Hari Dengar Bom |
|
|---|
| Analis HI Ulta Levenia Soroti Hoaks Jenderal Israel Ancam Indonesia, Sangat Berbahaya |
|
|---|
| Donald Trump Klaim 'Menyelamatkan' Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei dari Pembunuhan Israel |
|
|---|
| Ngamuk! Donald Trump Marah saat Serangan Udara AS Disebut Tidak Menghancurkan Fasilitas Nuklir Iran |
|
|---|
| Donald Trump Ingin Longgarkan Sanksi Minyak terhadap Teheran setelah Damaikan Iran dan Israel |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/jet-tempur.jpg)