Minggu, 26 April 2026

LRT Jabodebek

LRT Jabodebek Uji Coba Trainset 20 Sebelum Beroperasi Secara Komersil

LRT Jabodebek menjalani uji ketahanan sebelum mengoperasikan secara komersil terhadap Trainset (TS) 20 pada Rabu (18/6/2025).

Penulis: Miftahul Munir | Editor: Sigit Nugroho
Sumber: Dok Humas LRT Jabodebek
UJI KETAHANAN LRT - LRT Jabodebek jalani uji ketahanan sebelum mengoperasikan secara komersil terhadap Trainset (TS) 20 pada Rabu (18/6/2025). Uji coba ini dilakukan oleh Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kemenhub bekerja sama dengan PT KAI dan PT INKA. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - LRT Jabodebek menjalani uji ketahanan sebelum mengoperasikan secara komersil terhadap Trainset (TS) 20.

Uji coba ketahanan itu dilakukan pada Rabu (18/6/2025).

Uji coba itu dilakukan oleh Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kemenhub bekerja sama dengan PT KAI dan PT INKA.

Rangkaian TS 20 dites dengan cara dijalankan seperti saat beroperasi normal, tetapi tanpa membawa penumpang. 

Pengujian dilakukan untuk memastikan seluruh sistem mulai dari pengereman, kelistrikan, pengendalian, hingga komunikasi berfungsi baik dan stabil.

Baca juga: LRT Jabodebek Gelar Uji Ketahanan Rangkaian TS20 untuk Tingkatkan Layanan

"Ini bagian dari komitmen kami untuk memastikan setiap rangkaian yang beroperasi benar-benar siap," kata Executive Vice President LRT Jabodebek, Mochamad Purnomosidi.

Purnomosidi meminta permohonan maaf jika selama uji coba menimbulkan ketidaknyamanan bagi pengguna atau pelanggan LRT Jabodebek

"Tetapi, ini langkah penting agar ke depannya layanan LRT Jabodebek bisa lebih baik dan makin andal," ujar Purnomosidi.

Purnomosidi menerangkan sesuai regulasi, rangkaian kereta harus menempuh jarak minimal 2.000 kilometer dalam kondisi non-komersial sebelum dinyatakan layak beroperasi.

Baca juga: LRT Jabodebek Layani 181.000 Penumpang Selama Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus

Aturan ini tertuang dalam Peraturan Menteri Perhubungan RI Nomor PM 49 Tahun 2023.

Dia berharap, rangkaian kereta ini bisa lulus berbagai uji teknis. 

"Mulai dari uji statis saat kereta diam, uji dinamis saat bergerak, hingga integrasi sistem seperti teknologi CBTC (Communication Based Train Control). Selain TS 20, seluruh rangkaian LRT Jabodebek juga menjalani uji ketahanan," terang Purnomosidi.

Purnomosidi menambahkan, uji terhadap kereta pre-series dilakukan sejauh 4.000 kilometer, sedangkan uji kereta series seperti TS 20 sejauh 2.000 kilometer.

Pihak LRT Jabodebek juga sudah menyiapkan tanda khusus agar pengguna tidak salah naik dengan memberi garis pembatas di pintu agar tidak ada penumpang.

"Petugas kami juga siaga di stasiun dan di dalam kereta untuk memberikan informasi," tambah Purnomosidi. (m26)

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di WhatsApp.

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved