Berita Jakarta
Selain Buka 24 Jam, PSI Minta Taman di Jakarta Dibuat Ramah Hewan
Francine menyampaikan, apresiasinya terhadap langkah Pemprov DKI Jakarta membuka taman-taman untuk publik selama 24 jam.
Penulis: Alfian Firmansyah | Editor: Dian Anditya Mutiara
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Francine Widjojo, pegiat kesejahteraan hewan yang juga anggota DPRD Provinsi DKI Jakarta dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI), meminta Pemprov DKI tidak hanya membuka taman 24 Jam, sehari tapi juga membuat taman-taman di Jakarta itu menjadi ramah hewan, terutama untuk kucing.
Francine menyampaikan, apresiasinya terhadap langkah Pemprov DKI Jakarta membuka taman-taman untuk publik selama 24 jam.
“Alangkah baiknya jika langkah ini ditindaklanjuti dengan membuat taman-taman tersebut menjadi ramah hewan, terutama untuk kucing yang menurut survei paling disukai dan dipelihara oleh 47 persen orang Indonesia,” ujar Francine, Senin (16/6/2025).
Francine mengutip hasil survei Rakuten Insight di beberapa negara Asia, yang mencatat bahwa kucing merupakan hewan yang paling banyak dipelihara oleh Warga Negara Indonesia dengan persentase sebanyak 47 persen pada tahun 2021.
Kata Francine, Persentase masyarakat Indonesia yang memelihara kucing tersebut lebih tinggi, dibandingkan negara-negara lainnya di Asia.
Baca juga: 3 Rekomendasi Taman Kota di Jakarta Pusat untuk Kumpul Keluarga, Bisa Piknik, Olahraga, dan Rekreasi
Untuk membuat taman-taman di Jakarta menjadi ramah kucing, Pemprov DKI Jakarta perlu melakukan sterilisasi pada kucing-kucing yang ada di taman tersebut.
Lanjut Francine, Pemprov DKI juga perlu memberi lokasi-lokasi khusus untuk pengunjung taman, memberikan makanan pada kucing agar taman tertata rapi.
“Selain itu, Pemprov DKI Jakarta perlu menyediakan layanan kesehatan untuk kucing-kucing yang ada di taman. Selain sterilisasi, kucing juga perlu diberi vaksin, terutama vaksin rabies untuk mempertahankan Jakarta yang sudah bebas rabies selama sekitar 20 tahun ini,” ungkapnya.
Menurutnya, taman-taman yang sudah difasilitasi tersebut dapat menjadi lokasi wisata edukasi ramah hewan.
“Jadi warga tidak perlu jauh-jauh ke pulau kucing,” tuturnya.
Jakarta yang ramah hewan, menurut Francine juga akan membuka lapangan kerja.
“Jakarta membutuhkan setidaknya 15 Pusat Kesehatan Hewan atau Puskeswan,” katanya.
Di sisi lain, Francine juga menambahkan bahwa rencananya pada 2026 Jakarta akan memiliki 10 puskeswan dan 6 Mobil Pelayanan Veteriner (Moyanvet).
“Ini akan membuka lapangan pekerjaan untuk tenaga medis seperti dokter hewan dan perawatnya,” ujarnya.
Baca juga: Yuke Ingatkan Pemprov Volume Sampah Bisa Meningkat, Buntut Taman Kota Beroperasi selama 24 Jam
Lebih lanjut, selain untuk tenaga kesehatan, taman ramah hewan diyakini juga akan membuka lapangan kerja di industri pakan hewan.
| Kasus Foto AI PPSU Kalisari Diusut, DPRD Minta ASN Biro Tapem Ikut Diperiksa |
|
|---|
| Fakta Baru! 4 Pekerja Tewas di Proyek TB Simatupang Jagakarsa Tak Pakai APD |
|
|---|
| Disiapkan, Jalur KRL Hubungkan Rawajati Jaksel hingga Tanjung Priok Jakut Sepanjang 16 KM |
|
|---|
| Kendalikan Banjir Rob di Pesisir Jakarta, Pramono Anung Tambah 5 Pompa Raksasa di Ancol |
|
|---|
| Target Selesai Mei 2026, Stasiun JIS Diharapkan Semakin Mempermudah Warga Datang ke JIS atau Ancol |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Francine-Wibowo778.jpg)