Kabar Artis
Dangdut Go Internasional, Rhoma Irama: Pencipta dan Aranger Harus Lebih Kreatif dan Inovatif
Musisi dangdut senior Rhoma Irama berambisi mengangkat genre musik itu ke dunia, namun dia butuh pencipta dan aranger yang kreatif.
Penulis: Arie Puji Waluyo | Editor: Valentino Verry
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Raja dangdut Rhoma Irama hadir dalam malam grand final Lomba Cipta Lagu Dangdut (LCLD), yang digelar di Gedung TVRI, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (23/5/2025) malam.
Rhoma Irama yang menjadi salah satu legenda dangdut itu ingin menjadi saksi, bagaimana munculnya karya-karya terbaik dari pencipta lagu.
Setelah menyaksikan secara langsung, Rhoma memuji para pencipta lagu dangdut, yang masuk dalam finalis LCLD 2025.
Baca juga: Ayu Ting Ting Berikan Sentuhan Dangdut dan K-Pop di Konser Tunggalnya pada 9 Agustus 2025
"Saya melihat karya-karya cipta teman-teman dari dangdut semakin kreatif semakin inovatif, begitu juga dari sisi aransemen," kata Rhoma Irama.
"Aranger kelihatan semakin baik. Jadi ini salah satu fungsi diadakan lomba cipta, sehingga meningkatkan kreativitas inovasi seniman dangdut sendiri," tambahnya.
LCLD digelar dengan tema 'Dangdut Wave Goes to UNESCO'.
Rhoma mengapresiasinya karena ingin dangdut yang dianggap musik asli Indonesia itu, bisa mendunia.
Baca juga: Dikenal Sebagai Pedangdut, Ini Cerita Loly Love Tidak Pernah Mimpi Terjun ke Industri Musik Dangdut
"Jadi bagaimana untuk mendorong Dangdut wave? Wave ada kesan sebuah aliran, gerakan, genre untuk mempertajam bahwa dangdut ini the new genre in Indonesia," ucap pria berusia 78 tahun itu.
"Dengan harapan untuk memicu semangat para seniman dangdut agar dangdut ini betul-betul bisa go international, diterima di mancanegara," tambah Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Artis Musik Dangdut Indonesia (DPP-PAMDI).
Sekjen DPP-PAMDI Waskito mengungkapkan tema Dangdut Wave Goes to UNESCO dalam gelaran LCLD 2025, menggambarkan harapan mengenai perkembangan musik dangdut.
"Dangdut Wave ini akan menjadi gelombang besar dalam mengantarkan dangdut menjadi kekayaan budaya Indonesia yang diakui dunia," ungkap Waskito.
Ketua Pelaksana LCLD 2025 Ridho Rhoma mengatakan pihaknya melakukan proses penjurian dengan ketat, serta memberikan penilaian objektif dalam materi lagu yang diciptakan.
"Kalau ada pencipta lagu yang karyanya menjadi finalis di dua kategori, hal ini tidak melanggar aturan karena sudah melewati sidang juri yang alot," jelas Ridho Rhoma.
Ridho Rhoma ingin LCLD dapat menjadi wadah untuk kreativitas masyarakat Indonesia, serta yang menjadi juara diharapkan bisa memberikan warna baru dalam industri musik Indonesia lewat karya mereka.
“Kami berharap LCLD dapat menjadi wadah untuk kreativitas masyarakat Indonesia dalam melestarikan musik dangdut," ujar Ridho Rhoma.
| Rey Mbayang Ubah Gaya Penampilan dengan Mencukur Botak Rambutnya, Ini Alasannya |
|
|---|
| Jelang Pernikahan El Rumi, Al Ghazali Tunggu Kelahiran Anak Pertamanya |
|
|---|
| 'Bunda Tak Bisa Memelukmu Setiap Hari ', Tangis Maia Estianty Pecah di Siraman El Rumi |
|
|---|
| Sebelum Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Siraman dan Pengajian hingga Jalani Rangkaian Adat |
|
|---|
| El Rumi Disebut Pusing Urusi Pernikahannya dengan Syifa Hadju, Ini Cerita Sean Gelael |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/rhoma-irama-dangdut.jpg)