Ketum Forum Alumni Siswa Pecinta Alam Terpilih lagi, Begini Komentar Disdik DKI Jakarta
Adjie Rimbawan kembali terpilih sebagai Ketua Umum Forum Alumni Siswa Pecinta Alam (Fasta) periode 2025-2030 dalam Musyawarah Besar (Mubes) ke-2.
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Adjie Rimbawan kembali terpilih sebagai Ketua Umum Forum Alumni Siswa Pecinta Alam (Fasta) periode 2025-2030 dalam Musyawarah Besar (Mubes) ke-2.
Acara ini digelar di Aula Ki Hajar Dewantara, Gedung Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Sabtu (10/5/2025) malam.
Adjie terpilih secara aklamasi untuk periode 2025-2030. Dalam pemilihan itu Adjie memperoleh 22 suara dari 27 pemilik suara.
Pemilihan ini mengukuhkan kepercayaan para alumni Sispala se-DKI Jakarta terhadap kepemimpinan Adjie dalam membawa Fasta menuju arah yang lebih baik.
Dalam sambutannya, Adjie mengungkapkan rasa syukurnya atas kepercayaan yang kembali diberikan kepadanya.
Dia juga menyampaikan rencana besar untuk membenahi Fasta melalui tiga fase strategis.
“Saya punya misi jangka panjang dalam membenahi Fasta. Hal-hal yang sempat membuat Fasta kurang mendapat tempat di lingkungan pecinta alam akan segera kami perbaiki,” ujar Adjie pada Sabtu (10/5/2025) malam.
Baca juga: Peringati HUT ke-79 RI, Ratusan Siswa Pecinta Alam DKI Bakal Kibarkan Merah Putih di Gunung Gede
Adjie menjelaskan, fase pertama akan difokuskan pada tata kelola organisasi dan revitalisasi.
Dia menilai selama ini Fasta belum menampilkan terobosan berarti dan perlu pembenahan internal.
“Revitalisasi penting karena selama beberapa waktu terakhir Fasta berjalan begitu saja, tanpa ada gebrakan baru,” katanya.
Fase kedua, lanjut Adjie, akan berfokus pada penguatan kapasitas siswa pecinta alam agar lebih mumpuni dan diandalkan, khususnya dalam aspek lingkungan hidup.
Dalam fase ini, pendekatan kepada sekolah-sekolah akan menjadi prioritas utama.
“Penting bagi pihak sekolah memahami bahwa keberadaan Sispala bukan hanya soal prestasi ekskul, tapi soal pembentukan karakter,” jelasnya.
Pada fase ketiga, Adjie menekankan pentingnya mengubah paradigma terhadap Sispala.
Menurutnya, siswa pecinta alam harus dilihat sebagai bagian dari upaya pendidikan karakter, bukan sekadar pencari prestasi.
Baca juga: Rangkaian Balap Formula E 2023, Siswa Pecinta Alam SMAN 46 Jakarta Bersih-bersih Pantai Ancol
“Sispala adalah wadah pembentukan karakter. Bukan sekadar ekskul. Ini harus menjadi pemahaman bersama,” pungkasnya.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Taga Raja Gah, menyambut baik terselenggaranya Mubes ke-2 Fasta.
Dia menilai kehadiran siswa pecinta alam di sekolah memberikan kontribusi penting dalam penguatan pendidikan karakter.
“Kami sangat mengapresiasi peran Sispala. Pendidikan bukan hanya di ruang kelas, tapi juga bisa digali dari alam, laut, hutan, dan gunung,” ujar Taga saat membuka Mubes.
Taga juga berharap proses pemilihan dalam Mubes dapat berlangsung elegan tanpa menimbulkan konflik maupun organisasi tandingan.
“Semoga Mubes ini melahirkan keputusan yang disepakati bersama. Jangan ada lagi faksi-faksi baru setelahnya,” tegasnya.
Baca juga: Peringati Hari Konservasi Alam, PDIP Gelar Seminar Hingga Dialog Bareng Pemulung dan Pecinta Alam
Sebagai informasi, Forum Alumni Siswa Pecinta Alam (Sispala) Jakarta atau Fasta merupakan organisasi koordinasi dan wadah berhimpun alumni siswa pecinta alam se-DKI Jakarta. Didirikan pada 10 Juli 2018.
Fasts lahir dari keresahan terhadap pembatasan kegiatan luar ruang akibat Pergub No. 179 Tahun 2015.
Organisasi ini bersifat nirlaba, independen, dan partisipatif, serta berperan sebagai pendamping, pembina, dan pengawas kegiatan ekstrakurikuler Sispala di tingkat SMA/SMK/MA.
Fasta juga aktif menjalin kemitraan dengan sekolah dan pemerintah daerah dalam pengembangan pendidikan, pelatihan, serta keterampilan untuk menyalurkan hobi dan prestasi para siswa dalam kegiatan alam terbuka.
| Orangtua Siswa Dukung Disdik DKI Batasi Penggunaan Hp selama Jam Belajar di Sekolah |
|
|---|
| Siswi SMAN 46 Jakarta Lolos ke Final FIKSI 2025 dengan Inovasi Daur Ulang Limbah |
|
|---|
| Pemprov DKI Dukung Festival Dayung Sispala, Ratusan Pelajar Ikut Bertanding |
|
|---|
| Jakarta Masih Dihantui Demo, Disdik DKI Perbolehkan Pihak Sekolah Terapkan Pembelajaran Online |
|
|---|
| Foto-foto 774 Siswa SD-SMK di Jakarta Terima Bantuan Pemutihan Ijazah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Ketum-Fasta-Adjie-Rimbawan.jpg)