Banjir Jakarta
Fenomena Super New Moon, Warga Pesisir Jakarta Diminta Waspada Banjir Rob
Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Maritim Tanjung Priok tentang Peringatan Dini banjir rob pasang air laut terjadi karena Super New Moon
Penulis: Yolanda Putri Dewanti | Editor: Dian Anditya Mutiara
WARTAKOTALIVE.COM JAKARTA — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta meminta warga yang bermukim di wilayah pesisir agar waspada terhadap banjir rob pada 27 April sampai 4 Mei 2025.
Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji mengatakan, berdasarkan informasi BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Maritim Tanjung Priok tentang Peringatan Dini Banjir Pesisir (Rob), pasang air laut terjadi karena Super New Moon (fase bulan perigee dan bulan baru).
Super New Moon, seperti Supermoon, dapat meningkatkan potensi banjir rob (banjir air pasang) di wilayah pesisir karena gaya gravitasi bulan yang lebih kuat
"Fenomena ini berpotensi meningkatkan ketinggian air laut maksimum berupa banjir pesisir atau rob di wilayah pesisir utara Jakarta,” ungkap Isnawa dalam keterangannya, Senin (28/4/2025).
Dia menyampaikan, warga wilayah pesisir utara Jakarta seperti Kamal Muara, Kapuk Muara, Penjaringan, Pluit, Ancol, Kamal, Marunda, Cilincing, Kalibaru, Muara Angke, Tanjung Priok dan Kepulauan Seribu agar dapat mengantisipasi dampak pasang maksimum air laut yang berpotensi terjadinya banjir pesisir (rob).
Baca juga: Pramono Anung Konkret Atasi Banjir Rob, Tinggikan Tanggul 2,5 Meter, Ini Lokasinya
Isnawa menuturkan, masyarakat dapat memantau informasi terkini mengenai gelombang air laut pada laman bpbd.jakarta.go.id/gelombanglaut.
"Bila menemukan keadaan darurat yang membutuhkan pertolongan, segera hubungi Call Center Jakarta Siaga 112,” jelasnya.
Tanggul ditinggikan
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan pihaknya akan segera melakukan pekerjaan peninggian tanggul.
Pramono menyebut peninggian tanggul dilakukan untuk mencegah banjir pesisir atau rob yang biasa menerjang pesisir Jakarta.
Adapun apabila sesuai rencana pengerjaan peninggian tanggul itu bakal langsung diesekusi pada April 2025 ini.
“Sesudah lebaran nanti kami akan mulai, bulan April mengerjakan tanggul dinaikkan sampai 2,5 meter,” ucap Pramono, Selasa (1/4/32025).
Baca juga: BPBD Jakarta Ingatkan Banjir Rob di Pesisir Jakarta Utara, Rano Karno: Bersyukur Lihat Cuaca Cerah
Orang nomor satu di Jakarta ini menyebut langkah itu diambil sebagai upaya jangka menengah Pemprov DKI Jakarta dalam mengatasi masalah banjir rob.
“Kalau itu terjadi mudah-mudahan banjir rob bisa tertangani,” imbuhnya.
Pramono mengaku bersyukur warga Jakarta bisa merayakan Lebaran tanpa adanya bencana banjir rob.
| Drainase Belum Terhubung Jadi Penyebab Banjir Cilangkap Jaktim |
|
|---|
| Bikin Warga Menjerit, Banjir Selutut Datang saat Perayaan Lebaran di Cilangkap Jakarta Timur |
|
|---|
| 46 RT di Jakarta Tergenang saat Lebaran, BPBD Sebut Pemicunya Kenaikan Muka Air Sejumlah Pos Pantau |
|
|---|
| Transjakarta Alihkan Sejumlah Rute BRT hingga Mikrotrans Senin Pagi, Dampak Genangan Banjir |
|
|---|
| Wali Kota Jakbar Iin Mutmainah Bantu Evakuasi Lansia yang Terjebak Banjir di Kembangan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/BANJIR-ROB-Petugas-Suku-Dinas-Sumber-Daya-Air-Sudin-SDA-Kepulauan-Seribu.jpg)