Berdebat dengan Ibu dan Remaja yang Minta Perpisahan Sekolah Digelar, Begini Jawaban Dedi Mulyadi
Dedi Mulyadi menyentil seorang remaja dan ibunya yang bersikeras ingin diadakan perpisahan untuk sekolah-sekolah di Jawa Barat.
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi, gencar menyuarakan larangan perpisahan maupun study tour bagi SMA/SMK di Jawa Barat.
Dedi gencar menyuarakan itu, sejak dia resmi menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat setelah dilantik pada Kamis (20/2/2025).
Dedi menilai, kegiatan tersebut membebani keuangan orangtua siswa.
Bahkan, di hari pertamanya bekerja sebagai Gubernur Jawa Barat, Dedi mencopot Kepala Sekolah SMAN 6 Depok yang ngotot melaksanakan study tour ke luar provinsi.
Dedi juga menyentil seorang remaja dan ibunya yang bersikeras ingin diadakan perpisahan untuk sekolah-sekolah di Jawa Barat.
Keinginan remaja dan ibunya itu disampaikan saat hadir bersama warga Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, yang rumahnya dibongkar.
Baca juga: Dedi Mulyadi Umumkan Warga Depok Gratis Bayar PBB dan Seluruh Tunggakan, Ini Syaratnya
Beberapa waktu lalu, Pemerintah Provinsi Jawa Barat menggusur ratusan rumah yang dibangun di bantaran Kali Cikarang Bekasi Laut.
Remaja dan sang ibu termasuk warga yang rumahnya digusur karena dibangun di bantaran sungai.
"Kalau misalnya bisa, wisuda pengeluarannya lebih sedikit. Biar adil, Pak, semua murid bisa ngerasain perpisahan," kata si remaja yang baru lulus SMA, dalam video di YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel yang tayang pada Sabtu (26/4/2025).
Pernyataan itu dijawab Dedi dengan mengatakan bahwa selama ini sekolah selalu memungut biaya perpisahan kepada orangtua murid.
Hal itu dinilai Dedi memberatkan sebab tak sedikit orangtua yang berutang untuk membayar kegiatan perpisahan atau study tour sekolah.
Baca juga: Uang Umat Disunat Atas Nama Dakwah, Garda Satu Jabar Dukung Keputusan Dedi Mulyadi Hapus Dana Hibah
Bahkan, remaja itu mengakui, pembayaran biaya perpisahan cukup membebani orangtuanya.
Namun, dia bersikeras perpisahan penting digelar sebab tak semua anak bisa merasakannya.
"Ngerasain perpisahan, duit dari siapa?" tanya Dedi.
"Orangtua," jawab gadis remaja.
| Wamensos Agus Jabo Priyono Dorong Percepatan Sekolah Rakyat di Balikpapan |
|
|---|
| Plt Bupati Bekasi Blusukan, Soroti Banjir, Pertanian, dan Layanan Desa di Babelan |
|
|---|
| Menuju Bekasi Kota Internasional, DPRD Dukung Penerapan One Day English di Sekolah |
|
|---|
| Krisis Air Terjawab, Ratusan Warga dan Santri Bekasi Kini Dapat Akses Air Layak Minum |
|
|---|
| Pesan Plt Bupati Bekasi saat Lepas Kloter Pertama Haji, Ingatkan tentang Keikhlasan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Dedi-Mulyadi-menyindir-ibu-dan-remaja-yang-ngotot-ingin-ada-perpisahan-di-sekolah.jpg)