Jumat, 10 April 2026

Paus Fransiscus Meninggal Dunia

Inilah Rangkaian Prosesi Misa Pemakaman Paus Fransiskus

Para Kardinal yang hadir mengenakan pakaian liturgi berwarna ungu yang dilengkapi dengan mitra damask putih mereka

Editor: Joanita Ary
Instagram EWTN Vatican
PEMAKAMAN PAUS FRANSISKUS -- Ribuan umat bersama dengan sekitar 250 kardinal, uskup, pastor, biarawan dan biarawati akan menghadiri misa pemakaman Paus Fransiskus hari ini, Sabtu (26/4). Pemakaman dimulai pada pukul 10.00 waktu setempat atau sekitar pukul 15.00 WIB. 

WARTAKOTALIVECOM, Vatikan – Ribuan umat bersama dengan sekitar 250 kardinal, uskup, pastor, biarawan dan biarawati akan menghadiri misa pemakaman Paus Fransiskus hari ini, Sabtu (26/4).

Pemakaman dimulai pada pukul 10.00 waktu setempat atau sekitar pukul 15.00 WIB.

Paus Fransiskus akan dimakamkan di Basilika Santa Maria Maggiore.

Peti jenazah Bapa Suci telah disegel pada Jumat malam (25/4) waktu setempat dan akan ditempatkan di pelataran depan Basilika, tepat di depan altar.

Takhta Suci menuliskan, seperti yang ditetapkan Ordo Exsequiarum Romani Pontificis, misa pemakaman hari ini jadi yang pertama dari sembilan misa yang akan diadakan setiap hari di Basilika Santo Petrus hingga 4 Mei.

Liturgi pemakaman bakal dipimpin oleh Kardinal Giovanni Battista Re, Dekan Dewan Kardinal.

Para Kardinal yang hadir mengenakan pakaian liturgi berwarna ungu yang dilengkapi dengan mitra damask putih mereka, sementara para uskup mengenakan mitra berwarna putih polos.

Prosesi selama misa berlangsung mencakup bacaan dari Kisah Para Rasul, Surat Santo Paulus kepada Orang Farisi, dan Injil Yohanes.

Homili dibawakan oleh Dekan Dewan Kardinal dan akan diikuti oleh doa umat beriman dalam bahasa Prancis, Arab, Portugis, Polandia, Jerman, dan Mandarin, sebelum liturgi Ekaristi, Komuni Kudus, dan Ritus Penghormatan Terakhir.

Sepanjang misa diiringi Paduan Suara Kapel Sistina yang bernyanyi sebagai penghormatan untuk  Paus Fransiskus terakhir kalinya.

Setelah itu, sesuai dengan pesan dari Paus Fransiskus semasa hidupnya, peti jenazah kemudian akan dipindahkan ke Basilika Santa Maria Maggiore.

Prosesi pemakaman akan menempuh jarak sekitar empat kilometer melalui jalan-jalan di ibu kota dengan kecepatan lambat.

Perjalanan ini sekaligus memberikan kesempatan untuk umat yang berada disekitaran lokasi mengucapkan selamat tinggal kepada Paus Fransiskus yang sangat mereka sayangi.

Jalan tersebutlah yang dulunya sering dilalui oleh Paus Fransiskus ketika ia hendak berdoa di hadapan ikon Virgin Salus Populi Romani sebelum dan sesudah setiap dari 47 perjalanan kerasulannya, dan bahkan baru-baru ini setelah ia dirawat di rumah sakit pada Februari dan Maret.

Kemudian setibanya di Basilika Liberia, masih diiringi oleh paduan suara Kapel Sistina yang bergantian menyanyikan antifon dan mazmur, peti jenazah akan disambut "orang-orang terakhir."

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved