Minggu, 3 Mei 2026

Berita Jakarta

Ketua Komisi B DPRD DKI Kritik Pasar Jaya Masih Terapkan Parkir Manual

Nova Harivan mengatakan, seluruh pasar dan tempat perbelanjaan milik Pemprov DKI menerapkan parkir elektronik alias tak lagi memakai karcis manual.

Tayang:
Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Mohamad Yusuf
Istimewa
DISTRIBUSI SAYUR MAYUR-Asisten Manager Usaha Perumda Pasar Jaya, Harnoto saat memantau distribusi sayur mayur dan buah-buahan di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur beberapa waktu lalu. Ketua Komisi B DPRD Provinsi DKI Jakarta Nova Harivan Paloh meminta seluruh pasar dan tempat perbelanjaan milik Pemprov DKI menerapkan parkir elektronik alias tak lagi memakai karcis manual.  

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - DPRD DKI Jakarta mengkritik layanan yang diberikan Perumda Pasar Jaya kepada para pengunjung yang menggunakan kendaraan bermotor. 

Salah satunya adalah penerapan parkir yang masih manual memakai sebuah karcis.

Ketua Komisi B DPRD Provinsi DKI Jakarta Nova Harivan Paloh mengatakan, seluruh pasar dan tempat perbelanjaan milik Pemprov DKI menerapkan parkir elektronik alias tak lagi memakai karcis manual. 

Hal itu untuk menghindari keberadaan oknum yang memungut parkir tak sesuai tarif normal dan mencegah kebocoran pendapatan retribusi parkir.

“Saya imbau semua dibuat online (elektronik -Red) karena terkait pendapatan. Datanya masuk sesuai kapasitas parkir di sana,” ujar Nova dari keterangannya pada Senin (21/4/2025).

Nova mengaku, masih banyak ditemukan pasar maupun tempat perbelanjaan yang menggunakan karcis parkir manual. 

Baca juga: Ditemukan di Pasar Jakarta, Ini Bahaya Kesehatan Konsumsi Ayam Potong Glonggongan

Sebagai daerah yang menjelma sebagai kota global, sistem digital sudah menjadi keharusan di Jakarta.

“Saya maunya ada keseragaman di seluruh pasar menggunakan realtime. Tidak boleh lagi ada pungutan,” ucap politisi NasDem ini.

Baca juga: Melihat Kawasan Mangga Dua Jakarta yang Disebut Pasar Barang Bajakan, Ada Tas Bermerek Rp 20 ribu

Dengan begitu, harap dia, para pengunjung merasa nyaman dan aman saat memarkirkan kendaraan. Di sisi lain, penerimaan retribusi parkir oleh pemerintah juga bisa lebih optimal.

“Tentunya ini dapat memberikan kenyamanan, keamanan, dan pastinya ketertiban ya. Kemudian permasalahan karcis manual juga akan menjadi pembahasan di Panitia Khusus (Pansus) Parkir DPRD DKI Jakarta,” pungkasnya. (faf)

 

 

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved