Hadapi Fragmentasi Global, Prabowo Dijadwalkan Hadiri Antalya Diplomacy Forum di Turki
Presiden RI Prabowo Subianto dijadwalkan bertolak dari Ankara menuju Antalya pada Jumat 11 April 2025, untuk menghadiri Antalya Diplomacy Forum (ADF).
Penulis: Alfian Firmansyah | Editor: Junianto Hamonangan
"Dari situ saya terbang langsung ke Ankara melaksanakan kunjungan kenegaraan sebagai balasan terhadap kunjungan Presiden Turki kepada Indonesia beberapa saat yang lalu, beliau undang saya ke situ juga untuk menghadiri suatu forum diplomatik di kota Antali," katanya.
"Di situ saya akan melaksanakan konsultasi dengan beliau tentang beberapa hal juga menyangkut geopolitik, geoekonomi juga kerja sama industri dan perdagangan dan pendidikan serta kebudayaan, kita punya hubungan yang cukup luas dan komprehensif," lanjutnya.
Lebih lanjut, pada 12 April Prabowo terbang ke Mesir dilanjutkan ke Qatar.
Di sana, Prabowo akan menyelesaikan kesepakatan antara Qatar dan Indonesia juga meneken perjanjian kesepakatan yang strategis bagi kedua negara.
Baca juga: Pidato di Parlemen Turki, Presiden Prabowo Sindir Banyak Negara Cuma Omong Mau Bantu Palestina
"Dari situ saya segera tanggal 12 akan mampir di Mesir, di Kairo, saya akan konsultasi dengan Presiden Sisi. Kemudian dari Kairo saya akan terbang ke Doha, Qatar untuk melaksanakan kunjungan kenegaraan dan untuk menyelesaikan kesepakatan-kesepakatan antara Qatar dan Indonesia juga tanda tangan berbagai perjanjian dan kesepakatan yang cukup strategis bagi kedua negara kita," ungkapnya.
Terakhir, Prabowo akan bertolak ke Yordania.
Ketua Umum Gerindra itu berujar, jika ia akan bertemu Raja Yordania Abdullah II untuk berkonsultasi juga.
"Dari situ saya ke Yordania kunjungan kenegaraan dan sekali lagi konsultasi dengan Raja Abdullah II," kata Prabowo.
“Saudara-saudara, saya lakukan ini karena banyak permintaan terhadap Indonesia untuk lebih aktif lagi berperan untuk mendukung, mencari penyelesaian konflik di Gaza dan di Timur Tengah secara keseluruhan,” lanjutnya.
Meski Indonesia secara geografis berada jauh dari pusat konflik, Prabowo menekankan bahwa Indonesia memiliki posisi strategis sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia.
Selain itu, sebagai negara nonblok yang bebas aktif, peran Indonesia sebagai pihak yang diterima semua pihak mendapatkan kepercayaan dari dunia internasional.
“Saya kira posisi ini membuat kita memang memiliki tanggung jawab. Karena itu saya sampaikan bahwa Indonesia siap bila diminta oleh semua pihak yang terlibat untuk berperan kami siap, berperan sesuai dengan kapasitas dan kemampuan Indonesia,” katanya.
Sebagai bentuk komitmen kemanusiaan di Gaza, Prabowo juga mengatakan, pemerintah Indonesia telah mengirimkan bantuan medis dan tim kesehatan yang saat ini bekerja di daerah konflik tersebut.
“Kita juga sudah kirim tim medis yang terus bekerja di dalam Gaza dan kondisi yang cukup berbahaya, rumah sakit di mana kita kerja sering ditembaki. Kita bersyukur, saya terima kasih kepada prajurit-prajurit kita dari kesehatan, TNI yang bekerja di situ,” katanya.
Selanjutnya Prabowo menyampaikan kesiapan Indonesia, untuk membantu korban luka anak-anak, dan warga sipil Palestina yang terdampak konflik.
| Tak Ada Ucapan Kecaman dari Prabowo Subianto Atas Penculikan WNI Oleh Israel |
|
|---|
| 5 Jurnalis WNI Ditangkap Israel, Prabowo dan Menlu Sugiono Didesak Bertindak |
|
|---|
| Warga Desa di Pangandaran Mulai Resah Kenaikan Harga Dolar |
|
|---|
| Diterima Prabowo, Ini Spesifikasi Rudal Meteor yang Ditakuti Dunia |
|
|---|
| Mensos Gus Ipul dan Para Menteri Dampingi Presiden Resmikan Operasional 1.061 KDMP |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Deputi-Bidang-Protokol-Pers-dan-Media-Sekretariat-Presiden-Yusuf-Permana.jpg)