Selasa, 5 Mei 2026

Gempa Bumi

Libur Lebaran Ternate Maluku Utara Diguncang Gempa Bumi M 5,9, BMKG Sebut Aman dari Tsunami

Pada libur lebaran ini gempa bumi melanda Ternate, Maluku Utara, tentu ini sangat mengejutkan. Untung hanya M 5,9, sehingga tak memicu Tsunami.

Tayang:
Editor: Valentino Verry
tribunnews/BMKG
GEMPA TERNATE - Wilayah Ternate, Maluku Utara, diguncang oleh gempa tektonik dengan magnitudo awal M 6,0, Kamis (3/4/2025), pukul 06.03.41 WIT atau 04.03.41 WIB. BMKG menegaskan tidak ada potensi tsunami dari gempa bumi ini. 

WARTAKOTALIVE.COM, TERNATE - Gempa bumi besar baru saja melanda Myanmar dan Thailand pekan lalu.

Ternyata, gempa bumi juga terjadi di Ternate, Maluku Utara, Kamis (3/4/2025).

Untung gempa bumi tesebut tak sebesar di Myanmar dan Thailand.

Berdasarkan catatan BMKG, gempa tektonik di Ternate dengan magnitudo awal M 6,0, pukul 06.03.41 WIT atau 04.03.41 WIB. 

Baca juga: Gempa Bumi Melanda Myanmar, BPBD DKI Jakarta Kerahkan Tim Penyelamatan untuk Bantu Korban

Hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa magnitudo gempa ini telah diperbarui menjadi M5,9.

Episenter gempa terletak pada koordinat 2,21 derajat LU dan 126,69 derajat BT, tepatnya di laut pada jarak 121 km arah barat daya Pulau Doi, dengan kedalaman 42 km.

Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono mengungkapkan berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa ini dikategorikan sebagai gempabumi dangkal yang disebabkan oleh aktivitas subduksi Laut Maluku.

"Analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa ini memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault)," ujarnya.

Baca juga: Gempa Bumi Melanda Bayah Banten Kamis Dini Hari dengan Kekuatan 3.1

Gempa ini dirasakan di beberapa daerah, termasuk Manado, Bitung, Ternate, dan Jailolo, dengan skala intensitas II-III MMI.

Getaran yang dirasakan di daerah tersebut diibaratkan seperti getaran nyata dalam rumah, seakan-akan ada truk yang berlalu.

Hasil pemodelan BMKG juga menegaskan bahwa gempa ini tidak berpotensi tsunami.

Hingga pukul 04.31 WIB, BMKG melaporkan adanya satu aktivitas gempabumi susulan (aftershock) dengan magnitudo M 4,9.

Daryono menghimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Masyarakat juga disarankan untuk menghindari bangunan yang retak atau rusak akibat gempa.

"Sebelum kembali ke dalam rumah, penting untuk memeriksa dan memastikan bahwa bangunan tempat tinggal cukup tahan gempa dan tidak mengalami kerusakan yang membahayakan kestabilan bangunan," imbaunya.

Baca berita WartaKotalive.com lainnya di Google News 

Ikuti saluran WartaKotaLive.Com di WhatsApp: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaYZ6CQFsn0dfcPLvk09

 

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved