Senin, 18 Mei 2026

Hotman Paris Siap Turun Gunung Membela 3 Polisi yang Ditembak Terduga Oknum TNI

Pengacara kondang Hotman Paris siap turun gunung membela tiga Polisi yang gugur diduga ditembak oknum TNI. 

Tayang:
Editor: Desy Selviany
istimewa
ISTRI AIPDA PETRUS - Istri Aipda Anumerta Petrus Apriyanto angkat bicara terkait isu setoran di tengah duka meninggalnya sang suami dalam penggerebekan sabung ayam di Way Kanan, Lampung. Pernyataan istri Aipda Petrus direspons pengacara kondang Hotman Paris. 

WARTAKOTALIVE.COM - Pengacara kondang Hotman Paris siap turun gunung membela tiga Polisi yang gugur diduga ditembak oknum TNI

Pernyataan itu disampaikan Hotman Paris usai melihat video istri salah satu Polisi yang gugur Aipda Anumerta Petrus Apriyanto yang menangis dan memohon agar kasus penembakan tersebut bisa diputus seadil-adilnya. 

Sambil menyusui seorang bayi, istri Petrus memohon kepada Presiden RI Prabowo Subianto agar suaminya yang tewas diduga ditembak oknum TNI bisa mendapatkan keadilan. 

Istri Petrus juga memohon agar sidang kasus pembunuhan tersebut digelar terbuka agar bisa transparan dan pihak korban mendapatkan keadilan. 

Istri korban juga tidak terima dengan sejumlah tuduhan yang menyebut Aipda Petrus menerima uang setoran judi sabung ayam dari pelaku. 

Dari unggahan tersebut, Hotman Paris mengunggahnya ulang dan siap menawarkan bantuan. 

“Kasus penembakan 3 polisi oleh oknum TNI di Lampung: Agar keluarga Korban hubungi Hotman 911,” tulis Hotman Paris pada Minggu (23/3/2025). 

Selain itu Anak Kapolsek Negara Batin AKP Anumerta Lusiyanto meminta tolong kepada Presiden Prabowo Subianto atas penembakan yang dialami ayahnya. 

Lewat media sosial Tiktoknya, anak Lusiyanto Salsabila mengaku akan terus berjuang mencari keadilan untuk ayahnya yang gugur diduga ditembak oknum TNI di Kampung Karang Manik, Negara Batin, Way Kanan, Lampung. 

Salsabila pun menyebut bahwa dirinya menuntut hukuman seadil-adilnya untuk pelaku penembakan

Dia menuntut agar pelaku bisa dihukum seberat-beratnya bahkan hukuman mati lantaran sudah menembak ayahnya yang tengah bertugas menggerebek judi sabung ayam. 

Bahkan Salsabila juga meminta tolong kepada Presiden Prabowo Subianto agar kasus ini menjadi perhatian Kepala Negara. 

“Saya meminta tolong kepada Bapak Prabowo agar kasus ini menjadi perhatian. Pelaku yang menembak ayah saya harus ditindak tegas dan jangan dikasih ampun,” tulis Salsabila di akun Tiktoknya. 

Salsabila juga meminta Presiden Prabowo Subianto agar tidak tebang pilih dalam kasus penembakan yang menimpa ayahnya. 

Dia juga berharap Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bisa terus mengawal kasus ini. Sebab kata Salsabila, hukuman mati saja tidak bisa mengembalikan nyawa ayahnya ke dunia.

Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved