Kamis, 30 April 2026

Tampang Sadis Pembunuh Feni Ere, Kena Dor Polisi Karena Coba Kabur

Terekam tampang sadis pembunuh Feni Ere yang ditangkap Polres Palopo pada Kamis (20/3/2025).

Tayang:
Editor: Desy Selviany
KOMPAS.com/MUH. AMRAN AMIR
PEMBUNUH FENI ERE Terekam tampang sadis pembunuh Feni Ere yang ditangkap Polres Palopo pada Kamis (20/3/2025). 

WARTAKOTALIVE.COM - Terekam tampang sadis pembunuh Feni Ere yang ditangkap Polres Palopo pada Kamis (20/3/2025). 

Pelaku bernama Ahmad Yani (35) yang merupakan warga Jalan Nanakan, Kelurahan Amassangan, Kecamatan Wara, Palopo dipamerkan Polres Palopo pada Jumat (21/3/2025).

Pria yang karib disapa Amma itu ternyata sempat bekerja dengan Feni Ere sebagai tukang bangunan yang membangun kanopi rumah Feni Ere

Kaki Amma terlihat diperban lantaran diberi tindakan tegas terukur. 

Kasat Reskrim Polres Palopo Iptu Syahrir mengatakan Amma sempat kabur saat Polisi menemukan sejumlah barang bukti di kediamannya. 

Hal itu membuat Polisi memberikan tindakan tegas terukur. 

“Saat ditangkap dia tidak melawan, tapi ketika kami menemukan sejumlah barang milik korban di rumahnya, yang bersangkutan sempat berupaya melarikan diri,” ungkap Sahrir. 

Sahrir menyebut bahwa pihaknya menemukan koper dan pakaian milik Feni Ere di rumah Amma. 

Barang tersebut sengaja dibawa pelaku untuk mengelabui korban seakan Feni Ere sengaja pergi dari rumahnya. 

“Hal itu karena pelaku sudah memantau kegiatan korban yang kerap berpergian keluar kota,” jelas Sahrir. 

Selain itu Amma juga ternyata kenal dengan ayah Feni Ere. Amma beberapa kali kerap mengobrol dengan ayah Feni Ere saat dirinya memasang kanopi rumah Feni Ere yang tinggal sendirian di rumahnya di Palopo.

Pembunuhan gadis asal Palopo itu terjadi pada 24 Januari 2024 usai pelaku habis nongkrong dan minum-minuman keras di rumah rekannya. 

Rumah rekan pelaku bersebelahan dengan rumah Feni Ere di Palopo.

"Pada 24 Januari 2024 malam, pelaku dan beberapa rekannya nongkrong dan mengonsumsi minuman keras jenis ballo di rumah Bapak Apo yang berada di samping rumah Feni Ere," kata Safi'i.

Pelaku yang kerap dipanggil Amma itu kemudian mengantar rekannya ke Asrama Kodim dan ia memarkirkan kendaraannya tersebut.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved