Selasa, 14 April 2026

Kemenlu Tekankan Pentingnya Jaga Startup Indonesia di Mata Global 

Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemenlu RI) menekankan pentingnya menjaga startup Indonesia di kancah internasional.

dok. Master Bagasi
BANGUN NUSANTARA WAVE - Direktur Diplomasi Publik Kemenlu Ani Nigeriawati (tengah) saat berdiskusi dengan perwakilan Master Bagasi di Kantor Kemenlu, Jakarta Pusat pada Rabu (13/3/2025). Dalam momen itu, Ani menjelaskan pentingnya integritas dan tanggung jawab dalam membangun bisnis di Indonesia. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemenlu RI) menekankan pentingnya menjaga startup Indonesia di kancah internasional.

Perusahaan rintisan berbasis teknologi tersebut dianggap bisa mengakselerasi perekonomian di Tanah Air. 

Salah satunya adalah perusahaan milik anak bangsa di bidang ekspedisi, Master Bagasi yang menyebarkan produk asli Indonesia ke seluruh dunia.

Langkah ini mendapat apresiasi dari Kemenlu atas inisiatifnya yang memberikan solusi nyata bagi diaspora dalam mengakses dan mengirim produk Indonesia ke luar negeri. 

Hal ini disampaikan dalam diskusi strategis yang digelar Kemenlu dengan Master Bagasi untuk membangun Nusantara Wave, sebagai alat diplomasi publik yang memperkuat citra Indonesia di mata dunia.

Diskusi ini berlangsung di Kantor Kemenlu, Jakarta Pusat pada Rabu (12/3/2025). 

Direktur Diplomasi Publik Kemenlu Ani Nigeriawati mengatakan, pentingnya integritas dan tanggung jawab dalam membangun bisnis di Indonesia. 

"Profesionalisme saja tidak cukup. Menjaga kepercayaan publik adalah faktor krusial yang harus selalu dijunjung tinggi," ujar Ani yang dikutip pada Rabu (19/3/2025). 

Baca juga: Jadi Jembatan Digital, Master Bagasi Dukung Pertumbuhan Ekonomi Nasional dan Kebutuhan Diaspora

Sementara itu CEO sekaligus Founder Master Bagasi Amir Hamzah mengaku optimis dengan dukungan dan pendekatan strategis ini.

Dia meyakini, perseroan dapat membawa produk lokal Indonesia bersaing di panggung global dan memperkuat citra positif Indonesia di kancah internasional. 

"Cross border e-commerce yang kami bangun ini bukan sekadar bisnis, melainkan alat diplomasi yang dapat memperkenalkan budaya Indonesia melalui produk lokal," ujar Hamzah. 

Selain itu, kata dia, dukungan yang telah diberikan oleh Kementerian Perdagangan (Kemendag) juga bisa menjadi pondasi yang kuat untuk melangkah lebih maju.

Baca juga: Penuhi Kebutuhan Produk Indonesia bagi Diaspora, Master Bagasi Jangkau Lebih dari 100 Negara

Melalui surat referensi yang saat ini sedang diproses oleh Kemendag, korporasi akan mendapatkan akses lebih luas ke Atase Perdagangan dan Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) di berbagai negara. 

Dia menambahkan, perseroan berkomitmen dan bertanggung jawab bagi kebutuhan diaspora Indonesia melalui fitur Jelajah Nusantara. Kata dia, fitur ini dapat mempererat hubungan diaspora dengan Indonesia. 

"Dengan visi besar untuk memperkenalkan UMKM ke mata dunia, kolaborasi ini membuka peluang ekspansi yang signifikan dan mempercepat langkah Master Bagasi dalam menjembatani produk lokal dengan permintaan diaspora Indonesia," kata Hamzah.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved