Biznet Gio Luncurkan Platform Cloud Enterprise, Fokus pada Optimasi dan Efisiensi Anggaran
Layanan ini dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan efisiensi layanan digital bisnis terutama di sisi infrastruktur cloud.
WARTAKOTALIVE.COM — PT Biznet Gio Nusantara (Biznet Gio Cloud), penyedia layanan cloud terintegrasi di Indonesia, meluncurkan layanan GIO Enterprise Cloud di Jakarta, Selasa (18/3/2025).
CEO Biznet Gio, Dondy Bappedyanto mengungkapkan bahwa layanan ini dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan efisiensi layanan digital bisnis terutama di sisi infrastruktur cloud.
Menurut Dondy, Biznet Gio menghadirkan platform cloud yang memiliki skalabilitas sangat tinggi dengan tetap mengedepankan optimisasi di sisi biaya, fleksibilitas, dan kemudahan penggunaan.
Mengutip laporan Flexera 2024 State of the Cloud Report, 84 persen responden dari kalangan bisnis berkembang dan korporasi mengalami kesulitan dalam mengelola anggaran biaya cloud.
Mereka sering kali dihadapi dengan anggaran infrastruktur cloud yang tidak tepat sasaran atau belum dibutuhkan.
Menanggapi tantangan ini, peluncuran GIO Enterprise Cloud tidak hanya menawarkan efisiensi biaya, tetapi juga optimasi tingkat tinggi baik dari segi fleksibilitas dan kapabilitas dari layanannya.
Baca juga: Apa Itu Terapi Deep Brain Stimulation? Solusi Bagi Penderita Distonia dan Sindrom Tourette
Baca juga: Rayakan HUT ke-5, Tokoplas Resmikan Program Loyalitas Kolaborasi Eksklusif dengan Singapore Airlines
Pada peluncuran kali ini, Biznet Gio mengusung berbagai fitur andalan yang mendukung fleksibilitas pengelolaan infrastruktur cloud.
Fleksibilitas itu seperti otomasi pembuatan dan pengaturan mesin virtual, distribusi sumber daya untuk setiap mesin virtual, hingga penskalaan sumber daya otomatis untuk setiap mesin virtual guna mengakomodasi pengembangan sistem digital yang tepat sasaran.
“Kami memiliki komitmen untuk memenuhi kebutuhan efisiensi bagi bisnis, dengan meluncurkan solusi cloud berskalabilitas tinggi yang didukung langsung tim IT profesional dan berpengalaman sekaligus dilengkapi fitur optimasi dan otomasi yang terintegrasi,” ungkap Dondy Bappedyanto dalam pernyataan resminya.
“Kami ingin memberikan opsi yang tercepat untuk mendorong produktivitas bagi pengguna yang sudah menggunakan cloud ataupun yang masih memiliki instalasi server on-premise tanpa terbebani biaya yang tinggi dan di luar anggaran seperti fitur tambahan ataupun ongkos bandwidth,” sambungnya.
Lebih jauh, Dondy menjelaskan bahwa GIO Enterprise Cloud menggunakan platform manajemen cloud berbasis perangkat lunak sumber terbuka (open source) dengan berbagai penyesuaian di sisi arsitektur, keamanan, hingga interface.
Adopsi teknologi ini memberikan GIO Enterprise Cloud berbagai fitur unggulan yang dapat langsung dimanfaatkan oleh pelanggan sebagai fasilitas.
Baca juga: LSI Denny JA Sebut Prabowo Harus Bisa Dongkrak Indeks Tata Kelola Pemerintahan ke Angka 70
Baca juga: Nenek Meninggal Dunia, Verrel Bramasta Menyesal Menolak Ajakan Buka Puasa Bersama
Fitur unggulan tersebut antara lain simple provisioning, yakni pembuatan dan pengaturan sumber daya untuk masing-masing mesin virtual secara mudah, terinterasi, dan tanpa limitasi;
Kemudian auto-scaling, untuk meningkatkan sumber daya mesin virtual secara otomatis ketika beban kerja pada mesin virtual tinggi.
Hingga fasilitas monitoring and alarming, yakni pemantauan lengkap penggunaan sumber daya, lalu lintas data, dan jaringan sekaligus mengirimkan notifikasi peringatan jika seandainya terjadi gangguan pada mesin virtual.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Peluncuran-Biznet-Gio-19-Mar.jpg)