Kesehatan
Peran Penting Kecepatan Waktu Ambulans dalam Penanganan Serangan Stroke
Penghargaan ini merupakan bagian dari Angels Initiative, sebuah organisasi non-profit global yang berfokus pada peningkatan kualitas perawatan stroke
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Dalam kondisi darurat, terutama stroke, setiap detik sangat berharga.
Layanan pre-hospital adalah langkah krusial dalam penanganan stroke karena stroke memerlukan intervensi medis dalam “golden period”, yaitu waktu emas 4.5 jam dari sejak stroke terjadi.
Tindakan cepat dan tepat dalam penanganan stroke dapat meminimalkan kerusakan otak, mengurangi kecacatan, hingga menghindarkan pasien dari kematian.
Siloam Ambulance Call Center (SACC), layanan medis darurat yang beroperasi di bawah naungan Grup RS Siloam, meraih EMS Angels Award.
EMS Angels Award merupakan penghargaan yang diberikan kepada tim layanan medis darurat (Emergency Medical Services/EMS) yang menunjukkan keunggulan dalam penanganan pasien stroke sebelum tiba di rumah sakit (pre-hospital).
Penghargaan ini merupakan bagian dari Angels Initiative, sebuah organisasi non-profit global yang berfokus pada peningkatan kualitas perawatan stroke di seluruh dunia.
Penghargaan bergengsi ini semakin mengukuhkan kredibilitas Grup RS Siloam dalam layanan medis, khususnya dalam pre-hospital stroke care yang telah memenuhi, bahkan meraih level Gold sesuai standar internasional untuk penanganan pasien stroke yang cepat dan efektif.
SACC menerima penghargaan ini setelah melalui evaluasi ketat berdasarkan beberapa kriteria utama, termasuk kecepatan respons ambulans, tingkat kepatuhan terhadap protokol medis, serta efektivitas komunikasi dan koordinasi dengan rumah sakit. SACC juga berhasil mencapai tingkat prenotifikasi 100 persen, membantu penanganan pasien stroke secara cepat dan tepat.
“Penghargaan yang diperoleh ini merupakan langkah awal yang baik untuk perkembangan SACC ke depannya. Terdapat 3 kategori dalam penilaian EMS Angels Award yaitu Gold, Platinum, dan Diamond. Saat ini SACC telah meraih predikat Gold, tapi kami tidak berhenti di sini dan akan terus meningkatkan kapabilitas dan kualitas kami demi menyelamatkan lebih banyak nyawa”, ujar Dr. dr. Wahyuni Dian Purwati, Sp.EM, dokter spesialis emergency medicine Grup RS Siloam, dalam siaran persnya yang diterima senin (3/3/2025).
Baca juga: Begini Situasi Kediaman Elsa Laksono di Tebet Jaksel, Pendaki yang Meninggal di Carstensz
SACC memainkan peran penting dalam memastikan pasien mendapatkan perawatan yang diperlukan secepat mungkin mulai dari menerima panggilan darurat, mengirim ambulans dengan tenaga medis terlatih, serta memberikan pertolongan pertama di tempat kejadian sebelum membawa ke rumah sakit Siloam.
Ia mengatakan, kolaborasi erat antara SACC dan departemen darurat rumah sakit juga menjadi faktor kunci keberhasilan layanan ini. Dengan sistem komunikasi yang baik, rumah sakit dapat mempersiapkan tim medis sebelum pasien tiba, sehingga waktu tunggu untuk tindakan medis dapat diminimalkan. Selain itu, setiap ambulans SACC dilengkapi dengan perlengkapan medis mutakhir, termasuk alat pemantauan tanda vital, oksigen, dan obat-obatan emergensi.
Salah satu tantangan terbesar yang dihadapi dalam operasionalnya adalah kemacetan terutama di kota besar seperti Jakarta. Untuk mengatasi hal ini, SACC menerapkan strategi rute alternatif dan koordinasi dengan pihak terkait untuk membuka jalur darurat.
“Kita ketahui bersama bahwa lalu lintas di kota besar, khususnya Jakarta ini sangatlah luar biasa, sehingga perlu koordinasi dari tim SACC dengan berbagai pihak untuk segera sampai ke tujuan guna memberikan pertolongan dengan tepat kepada pasien,” sambung dr. Wahyuni.
Baca juga: Patuhi Perintah Dedi Mulyadi, Seluruh ASN Pemkot Depok Wajib Ngantor Pukul 06.30 WIB Selama Ramadan
Menurutnya, Keberhasilan SACC dalam meningkatkan layanan pre-hospital berdampak besar terhadap tingkat kesembuhan pasien stroke. Dengan penanganan yang lebih cepat dan terkoordinasi, pasien memiliki peluang yang lebih besar untuk pulih dengan minim komplikasi.
| Faktor Genetik Pengaruhi Risiko Jantung dan Tekanan Darah Tinggi |
|
|---|
| Ketum PERDOSRI: Pentingnya Perubahan Paradigma Layanan Kesehatan Menuju Pemulihan Fungsi |
|
|---|
| IDAI Rilis Panduan Mudik Sehat Bersama Anak, Vaksinasi Jadi Prioritas |
|
|---|
| Buku Saku 'Ngrumat' Diterbitkan, Terobosan Puskesmas Tanpa Dinding untuk Menjamah Pasien Tersisihkan |
|
|---|
| Masalah Kesehatan Perempuan Tak Hanya Reproduksi, Perlu Penanganan Menyeluruh Secara Holistik |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/SACC.jpg)