Senin, 20 April 2026

Ramadan 2025

Jelang Ramadan 1446 Hijriah, Harga Daging Sapi di Depok Tembus Rp 160.000 per Kg

Pantauan TribunnewsDepok.com di Pasar Sawangan Permai, harga daging sapi mencapai Rp 160.000 per kilogram (kg).

|
Penulis: Hironimus Rama | Editor: Feryanto Hadi
Warta Kota/Hironimus Rama
HARGA PANGAN NAIK - Penjual daging sapi menjajakan dagangannya di Pasar Sawangan Permai, Kota Depok, pada Jumat (28/2/2025). Harga daging sapi naik menjelang bulan Ramadan 1446 Hijriah. 

Laporan Wartawan TribunnewsDepok.com Hironimus Rama


WARTAKOTALIVE.COM, SAWANGAN - Menjelang bulan Ramadan 1446 Hijriah pada Sabtu (1/3/2025), harga kebutuhan pokok di Depok melambung tinggi.

Pantauan TribunnewsDepok.com di Pasar Sawangan Permai, harga daging sapi mencapai Rp 160.000 per kilogram (kg).

Acong, pedagang daging sapi di Sawangan, mengatakan harga daging sapi naik sejak dua hari lalu.

"Naik harga sejak Rabu (26/2/2025). Sebelumnya Rp 140.000 per kg. Sekarang sudah Rp 160.000 per kg," kata Acong di Sawangan, Jumat (28/2/2025).

Sementara untuk tulang sapi, harganya naik sekira Rp 10.000 per kg.

"Tulang naik dari Rp 90.000 per kg menjadi Rp 100.000 per kg," paparnya.

Menurut Acong, kenaikan harga ini biasa terjadi setiap menjelang bulan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri.

"Ini normal sih, naik karena permintaan tinggi menjelang puasa Ramadan besok," jelasnya.

Selain daging sapi, bahan pangan yang juga mengalami kenaikan adalah telur ayam.

Harga telur ayam naik dari Rp 37.500 menjadi Rp 30.500 per kilogram.

"Telur naik Rp 3 ribu per kilogram sejak awal pekan ini," ujar Putra, pemilik toko sembako di Sawangan.

Bahan makanan lain yang cukup meroket adalah cabai. Harga cabai rawit mencapai Rp 120.000 per kg.

Sedangkan cabai keriting Rp 80.000 per kg.

"Harga cabai naik dua kali lipat. Minggu lalu masih Rp 80.000 per kg untuk cabai rawit dan Rp 60.000 per kg untuk cabai keriting," tutur Putra.

Dia berharap harga sembako kembali turun agar masyarakat bisa menjalani bulan Ramadan dengan lancar.

"Kalau bisa sih harga stabil ya, tidak naik drastis atau pun turun banget agar tidak membebani masyarakat," tandas Putra.

Baca berita WartaKotalive.com lainnya di Google News 

Ikuti saluran WartaKotaLive.Com di WhatsApp: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaYZ6CQFsn0dfcPLvk09

 

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved