Jumat, 10 April 2026

Makan Bergizi Gratis

Menkop Budi Arie Pastikan Program Makan Bergizi Gratis Serap Susu Hasil Koperasi

Menteri Koperasi Budi Arie menyatakan program makan bergizi gratis akan menyerap susu dari koperasi, agar mereka turut merasakan proyek nasional ini.

Penulis: Alfian Firmansyah | Editor: Valentino Verry
Dokumentasi Istimewa
MAKAN BERGIZI GRATIS - Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi berkunjung ke uji coba Susu Koperasi dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Malang, Selasa (25/2/2025). Dengan demikian, kebutuhan susu untuk program ini bisa terpenuhi. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi berkunjung ke uji coba Susu Koperasi dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Malang.

Selain kunjungan ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pesantren Annur, Menkop juga meresmikan peternakan milik Koperasi Produsen Agro Nusantara (KAN) Jabung.

Peternakan baru milik KAN Jabung ini akan menampung 392 ekor sapi perah yang menghasilkan 600-700 liter susu per hari di atas lahan seluas 10.300 meter persegi. 

Saat ini anggota koperasi KAN Jabung ada 2.500 orang dengan jumlah sapi 7.500 ekor dan menghasilkan 51.000 liter susu per hari.

Baca juga: Memasuki Bulan Ramadan, Bagaimana Program Makan Bergizi Gratis? Ini Penjelasan Dadan Hindayana

Dalam acara tersebut, Menkop Budi Arie Setiadi didampingi oleh Deputi Pengembangan Usaha Koperasi Panel Barus dan Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Supomo.

Panel Barus menerangkan, bahwa uji coba ini adalah langkah awal penyerapan susu hasil koperasi oleh program MBG.

Uji coba akan dilakukan di lima lokasi di Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Timur.

“Beberapa waktu lalu sempat terjadi kegelisahan di kalangan peternak sapi perah. Susu segar yang mereka produksi tidak terserap oleh industri pengolahan susu (IPS),” kata Panel dikutip Rabu (26/2/2025).

Baca juga: Satpas Daan Mogot Jadi Lokasi SPPG di Cengkareng Jakbar, 3.047 Siswa Dapat Makan Bergizi Gratis

Menurutnya, Menkop Budi Arie saat itu mengambil langkah dengan memerintahkan Kementerian Koperasi untuk mendorong penyerapan susu sapi pasteurisasi dalam program MBG.

“Karena itu, selaku Deputi Pengembangan Usaha Koperasi, saya bergerak bersama tim kementerian untuk berkoordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan, antara lain Badan Gizi Nasional (BGN), para pelaksana SPPG, dan tentunya koperasi-koperasi susu, untuk menemukan cara agar SPPG dapat menyerap susu koperasi,” ujar Panel. 

Panel menjelaskan, Uji coba minum susu pasteurisasi hasil koperasi ini dilakukan menggunakan dispenser dan gelas. Koperasi menyediakan susu, dispenser, dan gelas, sehingga pada akhirnya SPPG hanya perlu membeli susunya saja tanpa kemasan.

“Jelas lebih murah,” kata Panel.

Selain itu, ia menyatakan bahwa tidak ada persoalan sampah kemasan karena susu disajikan secara higienis menggunakan wadah khusus dan dispenser dengan suhu yang terjaga.

Kemudian Panel mengungkapkan, bahwa kolaborasi seperti ini akan membawa solusi bagi banyak permasalahan yang akan diselesaikan oleh MBG.

Dengan melibatkan koperasi dalam rantai pasok, seperti koperasi beras, koperasi susu, koperasi telur, hingga koperasi nelayan, program MBG dapat memberikan dampak positif pada ekonomi kerakyatan.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved