Rabu, 29 April 2026

Berita Video

VIDEO Novel Baswedan Blak-blakan Soal Video Hasto Kristiyanto

Mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan blak-blakan mengaku pernah bertanya kepada PDIP perihal pelemahan KPK. 

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Desy Selviany | Editor: Fredderix Luttex

WARTAKOTALIVE.COM--Mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan blak-blakan mengaku pernah bertanya kepada PDIP perihal pelemahan KPK. 

Pernyataan itu disampaikan Novel Baswedan usai video Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto yang beredar luas pada Sabtu (22/2/2025).

Novel Baswedan mengaku bahwa ia pernah bertemu Hasto dalam orasi ilmiah yang disampaikan oleh Sulistyowati Irianto di Universitas Indonesia (UI).

”Benar, saya bertemu dia di acara peluncuran dan orasi ilmiah Prof Sulistyowati Irianto,” ujarnya lewat keterangan, Sabtu (22/2/2025).

Novel mengaku dalam pertemuan pada 7 Mei 2024 tersebut, ia sempat menanyakan beberapa hal kepada Hasto. 

Termasuk diantaranya terkait pelemahan KPK melalui revisi UU KPK dan penyingkiran tokoh-tokoh penting di KPK. 

Baca juga: VIDEO Terekam Puluhan Kepala Daerah PDIP Galau di Magelang Ingin Ikut Retret

Lewat kesempatan yang sama, dia pun turut menyinggung soal hubungan antara Hasto dengan mantan ketua KPK Firli Bahuri.

”Ketika bertemu, saya tanyakan tentang mengapa melakukan pelemahan terhadap KPK dengan revisi UU dan penyingkiran tokoh-tokoh penting KPK? Hingga KPK benar-benar lemah. Saya juga sampaikan pengetahuan saya bahwa Hasto adalah teman dekat Firli Bahuri yang merusak KPK,” terang Novel.

Oleh Hasto, pertanyaan-pertanyaan itu kemudian dijawab. Namun demikian, hanya disampaikan secara singkat karena mereka tengah berada di tengah-tengah acara yang sedang berjalan. 

”Dan waktu itu secara singkat yang bersangkutan menjawab sebagaimana dalam rekaman tersebut. Tetapi karena situasi acara, maka hanya bisa bicara singkat saja,” tutup dia.

Sebelumnya video Hasto bercerita mengenai Revisi Undang-Undang (UU) KPK beredar luas di publik. 

Hasto tidak terima apabila hal-hal buruk pemerintahan Jokowi dilimpahkan ke PDIP.

”Saya katakan dengan tegas kepada Mas Novel Baswedan saat itu, inilah kalau ada hal-hal yang buruk oleh Presiden Jokowi selalu dilimpahkan kepada PDIP dan juga Ibu Megawati Soekarnoputri,” kata dia. 

Baca juga: VIDEO Connie Bakrie "Meradang", Isi Dokumen yang Disimpan Semakin Liar

Sebaliknya, Hasto menyebut, hal-hal positif selalu diambil oleh Presiden Jokowi tanpa menyisakan benefit bagi PDIP.

Termasuk di antaranya Revisi UU KPK yang disebut oleh Novel benar-benar melemahkan Lembaga Antirasuah. Secara tegas, Hasto membantah. 

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved