Berita Bisnis
Dari Priangan Timur untuk Nusantara, Kiprah AA Kadu Kembangkan Industri Durian kini Menuai Hasil
Perjalanan AA Kadu sebagai pemimpin di industri durian Priangan Timur dimulai dari aktivitas sederhana, yakni berbagi ilmu di media sosial.
WARTAKOTALIVE.COM — Dari tanah Priangan Timur, kebun durian AA Kadu terus menunjukkan kiprahnya sebagai pelopor dalam membangun industri durian Indonesia.
Dengan visi besar menjadikan Indonesia sebagai “Raja Durian Dunia,” Aryanto, pemilik AA Kadu, tak hanya fokus pada kebunnya yang seluas 25 hektar.
Aryanto juga aktif memimpin dan mendukung komunitas petani durian di wilayah Priangan Timur.
Perjalanan AA Kadu sebagai pemimpin di industri durian Priangan Timur dimulai dari aktivitas sederhana, yakni berbagi ilmu di media sosial.
“Kami sering membagikan pengalaman seputar durian di kanal media sosial. Dari sana, beberapa petani durian mengusulkan pembentukan asosiasi sebagai wadah silaturahmi dan berbagi pengalaman,” ungkap Aryanto, dalam pernyataan resminya, baru-baru ini.
Asosiasi Petani Durian Priangan Timur yang dibentuknya, kini menjadi platform penting untuk meningkatkan kualitas dan produktivitas durian di wilayah tersebut.
Baca juga: Bebizie Ingatkan Kenaikan Tarif Air Harus Diiringi Peningkatan Pelayanan
Baca juga: Alasan Carlos Pena Tak Terjunkan Gustavo Almeida jadi Starter saat Persija Kalah dari PSM Makassar
Kontribusi Aryanto tidak berhenti di tingkat lokal saja, namun ia juga kerap diundang menjadi pembicara dalam seminar nasional, berbagi wawasan tentang potensi dan tantangan budidaya durian.
Selain itu, AA Kadu memberikan konsultasi langsung kepada petani, mulai dari pemilihan varietas hingga pengelolaan kebun.
“Kami berkomitmen untuk membangun kapasitas petani dengan edukasi dan pendampingan yang berkelanjutan. Ini adalah bagian dari misi kami untuk memajukan industri durian Indonesia,” tambahnya.

Namun, menurut Aryanto perjalanan ini bukan tanpa tantangan.
Salah satu kendala terbesar adalah kurangnya pengelolaan profesional di tingkat petani.
“Masih banyak petani yang menanam durian tanpa perawatan maksimal, sehingga kualitas dan produktivitas sering kali tidak optimal,” kata Aryanto.
Baca juga: Kelelahan Ikuti Retret di Akmil Magelang, Tiga Kepala Daerah Dilarikan ke Rumah Sakit
Baca juga: Napas Tambahan untuk Paul Munster di Persebaya, Duel Kontra Persib jadi Laga Penghakiman
Untuk mengatasi hal ini, AA Kadu mengadakan pelatihan rutin bagi petani, memperkenalkan teknik modern seperti irigasi otomatis dan pemupukan berkelanjutan.
Dengan visi besar Indonesia Raja Durian Dunia, Aryanto percaya bahwa kolaborasi dan inovasi adalah kunci.
“Indonesia memiliki potensi luar biasa dalam durian. Dengan kerja keras, inovasi, dan dukungan dari semua pihak, kami yakin Indonesia bisa menjadi pemain utama di pasar durian global,” tegasnya.
Kisah AA Kadu dari Priangan Timur membuktikan bahwa durian tidak hanya sekadar buah, tetapi juga simbol peluang besar bagi Indonesia.
Dengan visi yang kuat dan semangat kolaborasi, Aryanto telah menunjukkan bagaimana komoditas lokal dapat mengangkat nama bangsa di mata dunia.
Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News
Ikuti saluran WartaKotaLive.Com di WhatsApp ini
Ramai Soal Fenomena Rojali dan Rohana, Ini Tanggapan Bank Indonesia |
![]() |
---|
Cinépolis Cinemas Indonesia Raih Sertifikasi Global, Survei Mencakup 56 Lokasi |
![]() |
---|
Ketentuan Pelabuhan Impor Khusus untuk 7 Barang Impor Dinilai Bisa Bantu Industri dalam Negeri |
![]() |
---|
Pos Indonesia Beri Penghargaan ke Shopee Sebagai Mitra Swasta Terbaik |
![]() |
---|
Menuju Era Inovasi PT Wonti Indonesia dan PT Global Mega Petroleum Berkolaborasi |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.