Berita Jakarta
Sepuluh Hari Operasi Keselamatan Jaya 2025, Sebanyak 19.520 Pengendara Kena Tilang ETLE
Sepuluh Hari Operasi Keselamatan Jaya 2025, Sebanyak 19.520 Pengendara Kena Tilang ETLE
Penulis: Ramadhan L Q | Editor: Dwi Rizki
WARTAKOTALIVE.COM, SEMANGGI - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menindak sampai memberi sanksi teguran terhadap ribuan kendaraan yang melanggar lalu lintas hingga hari ke-10 pelaksanaan Operasi Keselamatan Jaya 2025.
Tercatat sebanyak 19.520 tilang ETLE dan 19.076 teguran yang telah diberikan kepada pengendara yang melanggar aturan di wilayah hukum (wilkum) Polda Metro Jaya.
"Dalam pelaksanaan Operasi Keselamatan Jaya 2025, pelanggaran lalu lintas masih didominasi oleh pengendara sepeda motor dan mobil. Di antara pelanggaran yang sering ditemukan, banyak pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm berstandar SNI, tercatat sebanyak 6.746 pelanggar," ucap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi, dalam keterangannya pada Jumat (21/2/2025).
Selain itu, pelanggaran melawan arus juga masih cukup tinggi, dengan 5.154 kasus, serta 352 pelanggaran akibat tidak mematuhi marka jalan.
Pengemudi mobil, kata eks Kapolres Metro Jakarta Selatan tersebut, juga masih banyak yang abai terhadap keselamatan berlalu lintas.
Sebanyak 6.049 pengemudi tercatat tidak menggunakan sabuk pengaman (safety belt), sementara 430 pelanggar kedapatan menggunakan ponsel saat berkendara.
Lebih lanjut, Ade Ary menuturkan operasi ini bertujuan untuk menciptakan keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di jalan raya.
"Kami menekankan pentingnya kepatuhan masyarakat dalam berkendara guna mengurangi risiko kecelakaan dan menciptakan budaya tertib berlalu lintas," kata dia.
Diberitakan sebelumnya, Polda Metro Jaya mulai menggelar Operasi Keselamatan Jaya 2025 pada Senin (10/2/2025).
Operasi yang berlangsung selama 14 hari, hingga 23 Februari 2025, ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam keselamatan berlalu lintas.
Hal tersebut disampaikan Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto di Lapangan Presisi Ditlantas Polda Metro Jaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin.
"Pagi ini kami secara mandiri kewilayahan melakukan Operasi Keselamatan Jaya 2025. Operasi ini lebih difokuskan pada upaya-upaya penyadaran preemtif," kata Karyoto.
"Dengan adanya pencegahan lebih kepada edukasi membangun kesadaran para pengguna jalan kendaraan bermotor maupun tidak," sambungnya.
Ia menuturkan, Operasi Keselamatan Jaya ini digelar agar masyarakat dapat mematuhi aturan di jalan raya.
"Hal ini (Operasi Keselamatan) tentunya prekondisi atau cipta kondisi menjelang Operasi Ketupat dan tentunya intinya adalah kepatuhan," ucap dia.
| NasDem Siap Bayar Nama Halte di Jakarta, Bisa Jadi Halte Gondangdia NasDem |
|
|---|
| Pramono Paparkan Skema Bertahap Pembatasan Air Tanah di Jakarta |
|
|---|
| Dapat Kaki Palsu dari Sudinsos Jaksel, Sadian Sumringah Bisa Ngojek Lagi |
|
|---|
| KAI Tambah Perjalanan KA Periode 17-30 April 2026, Berikut Tarif dan Jadwalnya |
|
|---|
| Perlintasan KA Ditutup, Omzet Pedagang Pasar Palmeriam Turun Drastis |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Satlantas-Polres-Metro-Depok-melakukan-Operasi-Keselamatan-Jaya-di-Jalan-Raya-Margonda.jpg)