Sabtu, 11 April 2026

Bisnis

Epson Indonesia Optimis Capai Pertumbuhan 13 Persen di 2025, Printer Masih Jadi Andalan

Epson Indonesia optimis mencapai pertumbuhan sebesar 13 persen di tahun 2025 dengan meningkatnya permintaan produk dengan sertifikasi TKDN.

|
dok. Epson
Sejumlah awak media foto bersama saat pelaksanaan Epson Media Gathering di Kuala Lumpur, Malaysia, pada Kamis (20/2/2025). 

WARTAKOTALIVE.COM, KUALALUMPUR - Epson Indonesia menyatakan optimisme untuk mencapai pertumbuhan sebesar 13 persen di tahun 2025.

Keyakinan ini didasarkan pada sejumlah faktor positif, termasuk pertumbuhan ekonomi nasional dan meningkatnya permintaan produk dengan sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).

Dalam tahun fiskal 2024, printer tetap menjadi kontributor utama penjualan Epson Indonesia dengan kontribusi sebesar 77 persen.

Kontribusi berikutnya berasal dari Visual Instrument (proyektor) sebesar 17 persen, Commercial and Industry (C&I) sebesar 6 persen, dan Robotic dengan kontribusi terkecil sebesar 0,1 persen. 

Data tersebut diungkapkan oleh Managing Director Epson Indonesia, Ng Ngee Khiang, dalam acara Epson Media Gathering bersama media di Kuala Lumpur, Malaysia, pada Kamis (20/2/2025).

Ng Ngee Khiang menjelaskan, meskipun penjualan sempat terkoreksi hingga 29 persen akibat pandemi Covid-19, Epson Indonesia berhasil meningkatkan profitabilitas melalui strategi pengendalian biaya dan kombinasi aktivitas serta komunikasi perusahaan. 

Kinerja penjualan Epson Indonesia menunjukkan penguatan dengan pertumbuhan sebesar 13 persen di tahun 2024. 

Bahkan, pada tahun 2022, pertumbuhan penjualan Epson Indonesia telah kembali ke level sebelum pandemi, dan tahun 2024 ini kami ekspetasi akan tumbuh sebesar 13 persen,” ungkapnya.

Dominasi produk dan pangsa pasar

Printer jenis ink tank tetap menjadi produk unggulan dengan pangsa pasar mencapai 68 persen.

Epson juga terus mempertahankan posisi nomor satu di pasar proyektor dengan pangsa pasar sebesar 64 persen pada kuartal kedua tahun 2024, dan Dot Matrix tetap mendominasi dengan pangsa pasar mencapai 98 persen.

Di sisi lain, pangsa pasar scanner Epson Indonesia menunjukkan pertumbuhan yang signifikan, seiring meningkatnya adopsi digitalisasi di sektor korporasi dan pemerintah.

Pada tahun 2024, scanner Epson Indonesia berhasil menguasai 56 persen pangsa pasar, naik dari 26 persen di tahun 2019, 31 persen di 2020, 37 persen di 2021, dan 40 persen di 2022.

Peran media dalam kemajuan Epson Indonesia

Dalam kesempatan yang sama, Head of Brand & Communication Epson Indonesia, Nolly Dhanurendra, menegaskan peran penting media dalam perjalanan kemajuan perusahaan. Nolly mengungkapkan bahwa media berfungsi sebagai mitra strategis dalam menyampaikan pesan perusahaan kepada audiens yang lebih luas.

"Media sebagai partner dalam menyampaikan pesan yang kami sampaikan dalam menjangkau lebih banyak audiens. Sesuai dengan tema gathering 'Line Up', mari kita melangkah ke tahap berikutnya untuk menciptakan peluang yang lebih besar, koneksi yang lebih kuat, dan kolaborasi yang lebih berdampak," ujar Nolly.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved