Selasa, 12 Mei 2026

Berita Nasional

Kabar Gembira, Menteri Ketenagakerjaan Sepakati Driver Ojek Online Dapat THR

Yassierli mengaku dapat merasakan kesedihan para driver ojol yang tidak mendapatkan THR pada hari raya keagamaan.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Miftahul Munir | Editor: Feryanto Hadi
TribunnewsBogor
THR OJOL;- Pemerintah menyetujui permintaan para Ojol untuk mendapatkan hak Tunjangan Hari Raya dari aplikator. Hal itu disampaikan menaker saat menerima perwakilan Ojol pada aksi yang digelar pada Senin (17/2/2025).Foto ilustrasi driver Ojek Online (Ojol) 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA-- Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli dan Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer Gerungan alias Noel menerima puluhan driver online yang unjuk rasa ke lobby kantornya, Senin (17/2/2025).

Sejumlah driver menyampaikan aspirasinya salah satunya adalah soal tunjangan hari raya (THR) Idulfitri 2025.

Wacana ini sudah disampaikan oleh Kemenaker kepada driver Ojol sejak tahun 2024 lalu tapi tidak pernah terealisasi.

Yassierli menerangkan, kantornya adalah rumah bagi seluruh pekerja di Indonesia sehingga Kemenaker harus menerima kedatangannya.

"Sama seperti waktu itu teman-teman buruh terkait upah minimum kami terima di depan halaman," katanya, Senin.

Baca juga: Ribut Besar saat Dua ASN Kantor Imigrasi Tepergok Selingkuh, Didamprat Pasangan Masing-masing

DEMO OJOL - Menaker Yassierli (tengah) dengarkan keluh kesah ojok di kantornya, Senin (17/2/2025). Janji bakal perjuangkan hak THR para Driver Ojol.
DEMO OJOL - Menaker Yassierli (tengah) dengarkan keluh kesah ojok di kantornya, Senin (17/2/2025). Janji bakal perjuangkan hak THR para Driver Ojol. (Warta Kota/Miftahul Munir)

Namun, kata dia, rekan-rekan Ojol diterima di lobby dan menyampaikan langsung keluh kesahnya selama ini agar bisa ia tindak lanjuti.

Yassierli menyatakan, dirinya akan menjalan program asta cita milik Prabowo Subianto terkait penciptaan lapangan pekerjaan.

Di mana, Kemenaker sangat konsentrasi agar seluruh pekerja di Indonesia mendapatkan jaminan sosial, upah layak dan kesejahteraan.

"Kami juga sudah undang pakar terkait status yang tadi sudah disampaikan. Saya juga sudah menerima beberapa kali perwakilan dari pengusaha (pihak aplikator)," tegasnya.

Baca juga: Aksi Unjuk Rasa Gak Maksimal! Massa Ojol Ngaku Ada Ancaman dari Aplikator Jika Ikut Demo

Yassierli menerangkan, THR merupakan budaya Indonesia dan ia sangat setuju jika driver Ojol menerima dari pihak apilkasi.

Ia pun bisa membayangkan bagaimana perasaan driver Ojol ketika akhir puasa Ramadan tapi tidak dapat THR.

"Anaknya nanya, THR bapak mana, itu kami juga rasakan (kalau enggak dapat gimana). Jadi ayo kita sama-sama duduk, disukusikan tujuan kita bagaimana kesejahteraan, jaminan hadir," imbuhnya. 

Sebelumnya, puluhan driver ojek online (Ojol) laki dan perempuan menggelar unjuk rasa di halaman Gedung Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) RI, Senin (17/2/2025).

Mereka membawa sejumlah bendera komunitas ojol dan tulisan spanduk serta di kardus terkait aspirasinya.

Mereka menuntut agar ojol memberikan hak-haknya kepada para driver yang bekerja tanpa libur.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved