Minggu, 26 April 2026

Air Minum

DKI Didorong Pasang Tap Water di Kantor Pemerintahan hingga Sekolah 

Pemerintah DKI Jakarta didorong untuk memasang instalasi tap water atau keran air siap minum di gedung-gedung pemerintahan

Istimewa
PASANG TAP WATER - Anggota DPRD Jakarta Fraksi PDI Perjuangan Brando Susanto mendorong Pemerintah DKI Jakarta memasang tap water di kantor pemerintahan hingga sekolah-sekolah. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pemerintah DKI Jakarta didorong untuk memasang instalasi tap water atau keran air siap minum di gedung-gedung pemerintahan.

Mulai dari kantor kelurahan, kantor kecamatan, hingga sekolah-sekolah.  

Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta Brando Susanto mengatakan, langkah ini bertujuan untuk mengkampanyekan bahwa kualitas air Perumda PAM Jaya sudah setara dengan air siap minum.

Kata dia, penerapan tap water di kantor pemerintah dapat membangun persepsi positif di masyarakat mengenai kualitas air PAM Jaya. 

Baca juga: Dorong Kelestarian Lingkungan, Jumlah Water Purifier di Jakarta Bakal Ditambahkan

"Dengan adanya instalasi tap water di kantor kelurahan, kecamatan, dan sekolah-sekolah, masyarakat akan mulai memahami bahwa air PAM Jaya sudah aman untuk dikonsumsi. Tidak perlu lagi dispenser atau air kemasan, cukup menggunakan air dari keran," ujar Brando dari keterangannya pada Senin (10/2/2025). 

Brando juga berharap langkah ini dapat memperkuat citra perseroan daerah sebagai penyedia air minum berkualitas. 

"Kami ingin agar orang-orang melihat bahwa air PAM Jaya sudah siap minum dan tidak lagi diragukan kualitasnya," tambahnya. 

Sementara itu Direktur Utama Perumda PAM Jaya, Arief Nasrudin, menyambut positif usulan tersebut.

Kata dia, sebetulnya kualitas air yang disalurkan oleh perseroan sudah memenuhi standar air mineral dalam kemasan. 

Baca juga: Masuk Program 100 Hari Kerja Pramono-Rano, Perumda PAM Jaya Pasang Water Purifier di Sekolah

"Sebenarnya air PAM Jaya sudah siap diminum. Jika di kantor pemerintahan atau sekolah-sekolah tidak memanfaatkan air ini untuk minum, biaya operasional jadi tidak efisien," ujarnya. 

Arief menambahkan, instalasi pipa air siap minum sudah diterapkan pada beberapa wilayah baru seperti Instalasi Pengolahan Air (IPA) Ciliwung dan Pesanggrahan yang akan beroperasi tidak lama lagi.

Badan usaha milik daerah (BUMD) itu tengah giat mengkampanyekan perubahan ini, agar masyarakat lebih percaya dan menggunakan air dari PAM Jaya sebagai air minum sehari-hari. 

"Kami ingin agar masyarakat mulai memahami bahwa PAM Jaya kini bukan sekadar penyedia air bersih, tetapi sudah bertransformasi menjadi penyedia air minum berkualitas," kata Arief.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved