Berita Bekasi
Beton Tower Provider di Bekasi Ambruk, Polisi Libatkan Ahli Konstruksi, Ini Alasannya
Kapolres Metro Bekasi Kombes Mustofa mengatakan pihaknya terpaksa menggandeng ahli konstruksi dalam kasus beton tower provider yang ambruk.
Penulis: Rendy Rutama | Editor: Valentino Verry
WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI - Pihak kepolisian akan melibatkan ahli konstruksi untuk menyelidiki perkara ambruknya beton penyangga tower provider di Jalan Mista Raya, Kavling Bumi Indah Sejahtera, RT 08 RW 05, Desa Karang Satria, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi.
Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Mustofa mengatakan pihaknya melibatkan ahli konstruksi bukan tanpa alasan.
Ahli konstruksi nantinya akan dimintai keterengan serta penjelasan antara lain perihal skema maupun standar jika seseorang ingin mendirikan bangunan tower.
Baca juga: Selidiki Penyebab Beton Penyangga Tower Provider Ambruk di Bekasi, Polisi Periksa Tujuh Saksi
Baca juga: Bangun Tower Provider di Lantai Tiga Rumah, Warga Perumahan Telaga Elok Bekasi Resah
“Kami tengah ingin menanya kepada saksi ahli, saksi ahli yang berkaitan dengan jasa kontruksi, ataupun saksi ahli dari lembaga yang lain tentang pendirian tower itu sudah layak atau belum, antara lantai yang atas itu, kalo dipasang besi seberat itu masih masuk akal atau sesuai dengan standar atau tidak,” kata Mustofa saat ditemui awak media di Polres Metro Bekasi, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jumat (31/1/2025).
Mustofa menjelaskan jika pemeriksaan dengan saksi ahli sudah rampung, pihaknya baru dapat mengetahui apakah proyek pembangunan tower tersebut telah melanggar aturan atau tidak.
“Kalau tidak sesuai dengan standar kan ada pelanggarannya, tapi yang bisa menentukan itu kan saksi ahli, tentang kekuatan gedung, jenis besi, itu kan kami harus berkomunikasi dengan saksi ahli,” jelasnya.
Dilibatkannya ahli konstruksi untuk penyeledikan perkara ini juga dibenarkan oleh Kapolsek Tambun Selatan, Kompol Wuriyanti.
Secara rinci, ahli konstruksi juga dinilai mampu membantu menyelidiki penyebab runtuhnya beton tersebut.
"Sementara belum ya (diketahui penyebab runtuh), karena kami perlu keterangan ahli konstruksi dan perlu pemeriksaan dulu," singkat Wuriyanti saat ditemui di lokasi kejadian pada Selasa (28/1/2025).
Diketahui sebelumnya, beton penyangga tower provider tersebut ambruk pada Senin (27/1/2025) sekira pukul 10.00 WIB.
Akibat kejadian itu mengakibatkan enam pekerja proyek mengalami luka dan satu meninggal dunia.
Lima korban selamat sudah dievakuasi oleh para warga dan satu korban oleh petugas Damkar Kabupaten Bekasi.
Sementara satu orang yang dinyatakan meningga dunia Imas tertimpa beton penyangga tower baru berhasil dievakuasi petugas gabungan dari Basarnas, PMI, Damkar, Polri, dan TNI pada Rabu (29/1/2025).
Baca berita WartaKotalive.com lainnya di Google News
Ikuti saluran WartaKotaLive.Com di WhatsApp: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaYZ6CQFsn0dfcPLvk09
Berita Bekasi
beton tower provider ambruk
tower provider
ahli konstruksi
Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Mustofa
| Imigrasi Deportasi 78 WNA yang Ditangkap saat Bekerja di Proyek Pusat Data Bekasi |
|
|---|
| Pemkab Bekasi Usulkan Fly Over dan Underpass di Dua Titik Rawan Kecelakaan Ini |
|
|---|
| Puluhan Disabilitas Netra Ikut Turnamen Catur di STPL Bekasi, dari Usia 12 hingga 70 Tahun |
|
|---|
| Peringati Hardiknas 2026, STPL Bekasi Gelar Pameran Karya Disabilitas |
|
|---|
| Atasi Kabel Semrawut Lewat Ducting, Tri Adhianto Tak Ingin Lihat Ada Lagi Galian Liar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/kombes-mustofa1.jpg)