Berita Nasional

Tingkat Kepuasan Publik terhadap Prabowo Tinggi, Pengamat Singgung 3 Poin Penting

100 hari pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka dengan tingkat kepuasan publik yang positif membuatnya ada tiga poin penting.

Editor: Junianto Hamonangan
Istimewa
100 hari pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka mendapat hasil positif dengan tingkat kepuasan publik mencapai 80,9 persen versi Survei Litbang Kompas.  

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA — 100 hari pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka mendapat hasil positif dengan tingkat kepuasan publik mencapai 80,9 persen versi Survei Litbang Kompas

Tingkat kepuasan itu lebih tinggi dibanding 100 pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) dan Jusuf Kalla yang berada di angka 65,1 persen.

Ditambah lagi PDIP yang notabene tidak masuk dalam pemerintahan Prabowo-Gibran juga menanggapi positif. 

Terkait hal tersebut, Pengamat Politik Agung Baskoro menganalisa bahwa hasil survey Litbang Kompas itu bentuk nyata yang menegaskan tiga poin penting.

Pertama, masyarakat dinilai puas terhadap kinerja Presiden Prabowo dalam 100 hari pemerintahan Kabinet Merah Putih dan hal itu diakui oleh PDIP sebagai partai oposisi.

“Publik puas dengan kinerja Pemerintahan Prabowo, PDIP sebagai partai oposisi juga mengakui performa Kabinet Merah Putih,” tutur Agung, lewat keterangan, Rabu (22/1/2025).

Agung juga melihat janji-janji kampanye Prabowo berjalan dan berprogres dalam kurun waktu 100 hari kerja ini.

“Kedua, narasi keberlanjutan yang menjadi janji-janji kampanye berjalan optimal dalam 100 hari ini dan perihal ini menegaskan bahwa publik butuh stabilitas,” lanjutnya.

Selain itu Prabowo juga mampu menjadi sosok nahkoda kapal pemersatu bangsa hingga dapat merajut komunikasi politik ke pihak manapun termasuk partai oposisi PDIP.

Baca juga: Prabowo Lantik Kepala Daerah Hasil Pilkada 2024 dalam Tiga Gelombang, Ini Daftar Pembagiannya

“Di saat yang sama Presiden Prabowo menegaskan bahwa Ia mampu menjadi sosok pemersatu yang bisa merajut komunikasi politik ke pihak manapun termasuk PDIP,” jelas Agung.

Poin terakhir yang disoroti Agung yakni mematahkan dugaan kecurangan yang dilontarkan pihak PDIP pada saat pengumuman kemenangan capres Prabowo-Gibran pada Pemilu 2024 silam.

“Kepuasan kinerja publik atas capaian Pemerintahan Presiden Prabowo di saat yang bersamaan juga menepis dugaan kecurangan Terstruktur, Sistematis, dan Masif (TSM) yang dialamatkan kepada beliau (Prabowo),” imbuhnya.

Sebelumnya Juru Bicara PDI-P Guntur Romli mengatakan, hasil survei Litbang Kompas yang menampilkan 80,9 persen rakyat puas dengan kinerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto di 100 hari pertama merupakan bentuk dukungan publik.

Guntur Romli menyampaikan bahwa kepuasan publik yang ditunjukkan merupakan dukungan nyata kepada Presiden Prabowo sekaligus mematahkan asumsi sebagian pendukung Jokowi.

Pasalnya Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) ternyata kalah dari Prabowo, di mana hanya 65 persen rakyat yang puas pada 100 hari pemerintahan Jokowi. 

"Kepuasan publik ini bentuk dukungan publik pada Presiden Prabowo dan mematahkan asumsi pendukung Jokowi yang selalu mengatakan hanya Jokowi yang bisa meraih kepuasan publik yang tinggi. Ternyata, Presiden Prabowo bisa mengalahkan Jokowi," ujar Guntur, kepada Kompas.com, Senin (20/1/2025).

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di WhatsApp.

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News.

Sumber: WartaKota
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved