Berita Nasional
Rencana Pertemuan Prabowo-Megawati Tak Kunjung Terlaksana, Pengamat Duga Ada Kaitan dengan Jokowi
Bertemunya dua tokoh nasional itu akan membuat politik tanah air lebih sejuk dan kondusif
Penulis: Yolanda Putri Dewanti | Editor: Feryanto Hadi
Laporan wartawan wartakotalive.com Yolanda Putri Dewanti
WARTAKOTALIVE.COM JAKARTA — Pertemuan Presiden Prabowo Subianto dan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri memang dinantikan banyak pihak.
Bertemunya dua tokoh nasional itu akan membuat politik tanah air lebih sejuk dan kondusif.
Sebab, Megawati sebagai representasi PDIP yang notabene pemenang pemilihan legislatif akan memberi warna dan arah perpolitikan di tanah air.
Pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul M. Jamiluddin Ritonga
menyebut, apabila Megawati berseteru dengan Prabowo, maka di tanah air akan terjadi demam politik.
Baca juga: Mantan Anak Buah Megawati Soekarnoputri Sindir Penjegalan 10 Tahun Lalu
Hal ini kiranya dapat berpengaruh terhadap pencapaian visi dan misi Prabowo.
"Jadi, suka tidak suka, pertemuan Prabowo-Megawati dapat mengharmoniskan politik tanah air. Soliditas anak bangsa akan lebih terjaga, sehingga menjadi kekuatan untuk membangun bangsa dan negara," ucap Jamil, Rabu (22/1/2025).
Hanya saja, terkesan dua tokoh nasional itu sangat sulit untuk bertemu.
Akibatnya pertemuan dua sosok itu hanya sekadar wacana.
Baca juga: Presiden Prabowo Dapat Titipan Minyak Urut dari Megawati, Pengamat: Simbol Kedekatan
Belum jelas, penyebab belum bertemuanya dua sosok itu semata karena belum adanya kecocokan waktu. Alasan ini kiranya tak logis, apalagi diantara dua sosok ini pada dasarnya punya hubungan baik selama ini.
Menurut Jamil, ada kesan penyebab belum bertemunya dua sosok ini karena Megawati yang belum siap.
Megawati masih melihat ada ganjalan mengingat Prabowo masih dekat dengan Joko Widodo dan Gibran Rakabuming. Hal ini bagi Megawati kiranya hal prinsip.
"Jadi, bolanya sebetulnya ada pada Megawati. Kapan Megawati siap bertemu, tampaknya Prabowo akan siap," ucap dia.
Soal minyak urut, itu menggambarkan kedekatan Prabowo dengan Megawati. Kedekatan itu sudah lebih personal, bukan simbolik politik.
Megawati terkesan sudah mengetahui kebutuhan Prabowo.
Pengetahuan itu memberi makna Prabowo-Megawati sudah layaknya hubungan keluarga.
Jadi, Megawati sudah menjadikan Prabowo seperti keluarga.
Dengan begitu, wajar bila Megawati menitipkan minyak urut untuk disampaikan ke Prabowo.
Meskipun harus diakui, semakin tua seseorang memang yang dibutuhkan minyak angin atau minyak gosok, bukan minyak wangi. Karena itu, bisa jadi Megawati mengirimkan minyak urut sebagai bentuk saling mengingatkan bahwa mereka sudah sama-sama tua.
Minyak urut tentu pengganti parfum yang harus dibawa ke mana-mana.
Kalau Megawati membawa minyak urut, harapannya Megawati akan terus ingat dengan Prabowo.
Ingatan itu kiranya akan mempercepat bertemunya Prabowo dengan Megawati dalam suasana kekeluargaan.(m27)
Baca berita Wartakotalive.com lainnya di WhatsApp.
Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News.
Terkejut Ojol Affan Meninggal di Tengah Demo, Prabowo: Petugas yang Terlibat Harus Bertanggung-jawab |
![]() |
---|
Presiden Prabowo Ucapkan Duka Mendalam setelah Affan Kurniawan Meninggal usai Dilindas Rantis Polisi |
![]() |
---|
Syngenta Indonesia Perkenalkan Benih Padi Hibrida Ningrat NK2133 |
![]() |
---|
Diam-diam Prabowo Subianto Sudah Dapat Data Lembaga Kotor di Indonesia |
![]() |
---|
Soal Kasus Wamenaker, Prabowo Subianto Mengaku Agak Malu |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.