Sabtu, 11 April 2026

Terungkap Penyebab Kebakaran Plaza Glodok, Diduga Berasal dari Diskotek

Terungkap penyebab kebakaran Plaza Glodok, Tamansari, Jakarta Barat diduga dari sebuah diskotek di lantai 7.

|
Penulis: Nuri Yatul Hikmah | Editor: Desy Selviany
wartakotalive.com, Nuri Yatul Hikmah
Ledakan hebat akibat kebakaran masih terdengar nyaring di area lantai 7 Plaza Glodok, Tamansari, Jakarta Barat, Kamis (16/1/2025) dini hari. Selain ledakan, suara bangunan roboh hingga pecahan kaca juga berkali-kali terdengar. 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Nuri Yatul Hikmah

WARTAKOTALIVE.COM, TAMANSARI — Terungkap penyebab kebakaran Plaza Glodok, Tamansari, Jakarta Barat diduga dari sebuah diskotek di lantai 7. 

Plt Kepala Dinas (Kadis) Pemadam Kebakaran DKI Jakarta Satriadi mengatakan bahwa api diduga berasal dari lantai 7 dan 8 bangunan Plaza Glodok. 

Adapun lantai 7 Plaza Glodok diperuntukan untuk diskotek sementara lantai 8 digunakan untuk kafe. 

"Dugaan sementara itu dari lantai 7 dan lantai 8. Jadi lantai 7 itu ada aktivitas diskotik dan di atasnya ada kafe. Jadi sumber api dari situ," kata Satriadi saat ditemui di lokasi kebakaran, Kamis (16/1/2025).

Kendati demikian, Satriadi belum bisa memastikan penyebab kebakaran pusat perbelanjaan tersebut.

Apakah dikarenakan korsleting listrik atau yang lainnya.

"Karena kami masih fokus ke pemadaman," kata Satriadi.

Diketahui, untuk menangani kebakaran ini, Satriadi menerjunkan total 150 orang personel gabungan dan 27 unit mobil pemadam kebakaran.

Baca juga: Asap Putih Masih Terlihat, Damkar Sebut 5 Orang Korban Kebakaran Hebat Glodok Plaza Belum Ditemukan

Meski begitu, Satriadi mengakui jika terdapat kesulitan yang dirasakan pihaknya kala memadamkan api.

Pasalnya, Plaza Glodok tersebut memiliki struktur bangunan yang bersekat-sekat dan material yang dijual kebanyakan merupakan barang elektronik.

Walhasil, ada banyak ledakan hingga percikan api yang muncul dari sumber api dan merambat ke bagian lain di sekitarnya.

"Ini kan karena kan memang tadi banyak pedagang di dalamnya itu ada kios-kios elektronik dan lain sebagainya, nah jadi ini bahan material yang mudah terbakar dan terjadi perambatan," jelas Satriadi.

"Kemudian juga banyak sekat-sekat, jadi anggota juga agak sulit untuk masuk ke dalam dan asapnya memang beda, karena asap elektronik dan asap kayu," imbuhnya.

Material yang tak biasa bercampur jadi satu itulah yang membuat asap pekat menggulung hingga menghalangi pandangan para anggota damkar yang bertugas.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved