Jumat, 17 April 2026

Kebakaran

Digulung Asap Hitam Pekat, Titik Awal Kebakaran Plaza Glodok Diduga dari Diskotik

Menurut Satriadi selaku Plt Kepala Dinas Pemadam Kebakaran DKI Jakarta, sumber api diduga berasal dari tempat hiburan malam diskotik

Penulis: Nuri Yatul Hikmah | Editor: Dian Anditya Mutiara
Wartakotalive/Nuri Yatul Hikmah
Kebakaran di Glodok Plaza Jakarta Barat berasal dari lantai 7 ada sebuah diskotek, Rabu (15/1/2025) malam 

WARTAKOTALIVE.COM, TAMANSARI — Pihak pemadam kebarakaran menyampaian perkembangan terbaru terkait kebakaran yang menimpa tiga lantai di Plaza Glodok, Tamansari, Jakarta Barat, Rabu (15/1/2025) malam.

Menurut Satriadi selaku Plt Kepala Dinas (Kadis) Pemadam Kebakaran DKI Jakarta, sumber api diduga berasal dari tempat hiburan malam diskotik yang berada di lantai 7.

"Dugaan sementara itu dari lantai 7 dan lantai 8. Jadi lantai 7 itu ada aktivitas diskotik dan di atasnya ada kafe. Jadi sumber api dari situ," kata Satriadi saat ditemui di lokasi kebakaran, Kamis (16/1/2025).

Kendati demikian, Satriadi belum bisa memastikan penyebab kebakaran pusat perbelanjaan tersebut.

Apakah dikarenakan korsleting listrik atau yang lainnya.

"Karena kami masih fokus ke pemadaman," kata Satriadi.


Diketahuii, untuk menangani kebakaran ini, Satriadi menerjunkan total 150 orang personel gabungan dan 27 unit mobil pemadam kebakaran.

Meski begitu, Satriadi mengakui jika terdapat kesulitan yang dirasakan pihaknya kala memadamkan api.

Pasalnya, Plaza Glodok tersebut memiliki struktur bangunan yang bersekat-sekat dan material yang dijual kebanyakan merupakan barang elektronik.

Baca juga: 5 Fakta Terkait Kebakaran di Glodok Plaza Jakarta Barat, Terjadi Ledakan Berulang Kali

Walhasil, ada banyak ledakan hingga percikan api yang muncul dari sumber api dan merambat ke bagian lain di sekitrnya.

"Ini kan karena kan memang tadi banyak pedagang di dalamnya itu ada kios-kios elektronik dan lain sebagainya, nah jadi ini bahan material yang mudah terbakar dan terjadi perambatan," jelas Satriadi.

"Kemudian juga banyak sekat-sekat, jadi anggota juga agak sulit untuk masuk ke dalam dan asapnya memang beda, karena asap elektronik dan asap kayu," imbuhnya.

Material yang tak biasa bercampur jadi satu itulah yang membuat asap pekat menggulung hingga menghangi pandangan para anggota damkar yang bertugas.

Di samping itu, Satriadi menyampaikan jika ia juga harus memastikan anggotanya dalam kondisi selamat.

"Sampai saat ini belum ada informasi, belum ada informasi luka atau korban (personel Damkar)," jelasnya.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved