Jumat, 24 April 2026

Pembunuhan

Motif Pembunuhan Sandy Permana Terungkap, Ketua RT: Dendam, Ribut Besar saat Rapat Warga

Aktor Sandy Permana tewas dibunuh, Minggu (12/1/2025). Terduga pelaku adalah tetangga yang kini kabur. Ternyata, pelaku menyimpan dendam kesumat.

Editor: Valentino Verry
Istimewa
Aktor Misteri Gunung Merapi atau 'Mak Lampir', Sandy Permana, tewas dibunuh, Minggu (12/1/2025). Afa dugaan pelaku dendam kesumat karena pernah cekcok saat rapat warga. 

"Soal urusan lingkungan warga perumahan," katanya.

Seperti diketahui, Sandy Permana tewas dengan sejumlah luka tusuk di bagian vitalnya.

Sandy Permana ditemukan tergeletak di pinggir jalan dekat rumahnya di Perumahan TNI/Polri Cibarusah Jaya, Kabupaten Bekasi, Minggu, pukul 07.00 WIB.

Kasat Reskrim Polres Bekasi, Kompol Onkoseno Grandiarso Sukahar mengungkapkan bahwa salah seorang tetangga korban pertama kali melihat Sandy Permana dalam kondisi terluka parah dan langsung meminta pertolongan.

Polisi segera terjun ke lokasi dan mendapatkan nama terduga pelaku penusukan terhadap 

"(Korban ditemukan) di pinggir jalan. Masih seputaran perumahan korban. Tetangganya ada yang teriak minta tolong pada saat melihat korban berdarah-darah," ujar Onkoseno.

Aktor sinetron Misteri Gunung Merapi atau 'Mak Lampir' itu mengalami beberapa luka tusuk di bagian vital seperti leher, dada, dan perut.

Meski sempat dilarikan ke rumah sakit, nyawa pemeran Arya Soma tersebut tidak berhasil diselamatkan.

"Kemudian dibawa ke rumah sakit, namun tidak tertolong," sebut Onkoseno.

Luka tusuk di area vital korban itulah yang diduga menjadi penyebab utama Sandy Permana tidak dapat diselamatkan meski sempat dibawa ke rumah sakit.

"Ada beberapa luka tusuk. Di dada ada, di perut, terus di leher belakang ada," jelas Onkoseno kepada awak media.

Luka tusuk di tubuh sang aktor cukup parah sehingga mengakibatkan korban kehilangan banyak darah sebelum mendapatkan pertolongan medis.

Adapun polisi mengaku telah mengidentifikasi pelaku penusukan tersebut, yang mana terduga pelaku berjumlah satu orang. 

"Sudah ada yang kita identifikasi. Sekarang masih pencarian. (terduga pelaku) satu orang," sebutnya.

 

Baca berita WartaKotalive.com lainnya di Google News 

Ikuti saluran WartaKotaLive.Com di WhatsApp: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaYZ6CQFsn0dfcPLvk09

 

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved