Makan Bergizi Gratis
Pimpinan DPRD DKI Ingin Gabungkan Program Makan Bergizi Gratis Prabowo dengan Pramono-Rano
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Ima Mahdiah mengatakan, ada keinginan Pramono-Rano mengadakan sarapan gratis buat anak sekolah.
Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Valentino Verry
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pimpinan DPRD DKI Jakarta sedang membuka peluang melakukan merger atau menggabungkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) Presiden RI Prabowo Subianto dengan Gubernur dan Wakil Gubernur 2024-2029 terpilih, Pramono Anung-Rank Karno (Doel).
Hal itu diungkapkan Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Ima Mahdiah, sekaligus Ketua Tim Transisi Pram-Doel.
“Mas Pram kan juga ingin ada sarapan gratis ya, mungkin nantinya akan kami pikirkan apakah itu bisa di-merger sama makan siang gratis (Prabowo)," ujarnya, Jumat (10/1/2025).
"Jadi menunya bisa di-up (ditingkatkan) atau mau terpisah mana sarapan atau makan siang gratis,” imbuh Ima.
Baca juga: Mahfud MD Nilai Panduan Kemenag Soal Makan Bergizi Gratis di Pesantren Pakai 3 Jari, Berlebihan
Ima mengatakan, alokasi anggaran program makan gratis Pram-Rano bakal seperti program Prabowo yakni Rp 10.000 per porsi.
Kata dia, tim Pramono-Rano masih mengkaji total anggaran yang dibutuhkan untuk kebijakan tersebut, namun demikian pihak eksekutif dan legislatif sebetulnya telah menganggarkan buat program ini.
“Totalnya kebutuhan (anggaran) sih belum, cuma kalau satu orang itu sarapan Rp 10.000 sih kalau untuk Jakarta, dan kalau DPRD sudah menganggarkan,” ucap Ima dari PDI Perjuangan.
Menurutnya, program ini tidak serta merta langsung diterapkan oleh Pram-Doel ketika dilantik menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta pada Februari 2025 mendatang.
Baca juga: Makan Bergizi Gratis untuk Ibu Hamil dan Menyusui Masih Digodok Pemprov DKI Jakarta
Sebagai Tim Transisi, Ima juga memastikan agar proses pemerintahan dari Pj Gubernur DKI Jakarta Teguh Setyabudi ke Pram-Doel bisa berjalan mulus.
“Kami tim transisi kan menyiapkan, jadi uji cobanya mungkin kami akan di beberapa sekolah dulu, tapi saya dengar juga tadi makan siang gratis itu ada yang di pagi hari jam 8. Jadi, biar nggak bentrok atau kami subsidi sekalian, nanti mungkin kami akan bicara tentang regulasinya,” ucap Ima.
Hingga kini, Ima belum bisa memastikan sekolah mana saja yang akan dipilih sebagai lokasi uji coba makan gratis dari Pram-Doel.
Pemilihan sekolah ini juga tidak berdasarkan grade atau tingkatan dari sekolah tersebut.
“Kami tidak bisa memisahkan mana yang (pelajar) susah, mana yang mampu. Jadi tidak boleh ada pemisahan, jadi semua kalau dalam satu kelas dapat, ya semua harus dapat," ucapnya.
"Jadi mereka tidak ada ngerasa, ‘oh ternyata saya mampu, oh ternyata saya susah’, sehingga kami harus pikirkan mental mereka juga,” lanjutnya.
Diketahui, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dimulai serentak di seluruh Indonesia pada Senin (6/1/2024).
| Aliansi UNJ Melawan Kepung Jalan Pemuda, Tuntut Program Makan Gratis Dihentikan |
|
|---|
| Tersangka Baru Kasus MBG, Asep Yusuf Diduga Atur Mitra dan Setor Uang ke Sony |
|
|---|
| Diduga Panik Namanya Disebut dalam Laporan JC Sony, Nanik Enggan Berkomentar |
|
|---|
| Parah! Motor Listrik BGN Menumpuk di Sentul, Belum Juga Didistribusikan |
|
|---|
| Hanura Bantah Punya Yayasan Pengelola MBG, Sebut Narasi di Medsos Hoaks |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/ima-mahdiah1.jpg)